Follow detikFinance
Rabu, 09 Mei 2018 14:16 WIB

PUPR Bangun Rusunawa Khusus Perajin Tenun di Tanah Datar

Robi Setiawan - detikFinance
Rusunawa khusus perajin tenun di Tanah Datar Rusunawa khusus perajin tenun di Tanah Datar
Tanah Datar - Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun sewa atau rusunawa khusus untuk perajin tenun. Hunian vertikal ini dibagun agar pengrajin lebih produktif dan nyaman menjalani pendidikan tenun.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa tujuan pembangunan Rusunawa agar para pengrajin tenun lebih produktif dan nyaman dalam menjalani pendidikan tenun.

Pembangunan Rusun ini dibiayai dana APBN tahun anggaran 2017 dan dilaksanakan dalam waktu 6 bulan. Rusun ini terdiri dari tower yang terdiri dari 3 lantai, dengan jumlah 35 unit termasuk 2 unit untuk difabel, dan tersedia ruang serbaguna. Rusun dapat memiliki kapasitas sampai 70 orang.


Selain meresmikan rusunawa untuk pengrajin tenun, Basuki yang didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekarnas) Mufidah Jusuf Kalla, juga meresmikan Sentra Industri Tenun Songket terbesar di Indonesia yang bertempat di Nagari Tigo Jangko, Lintau, Kabupaten Tanah datar, Provinsi Sematera Barat, Selasa (8/5/2018).

Usai peresmian, Basuki mengatakan, pembangunan Komplek Sentra Tenun Songket di Tanah Datar sesuai dengan perintah pemerintah. Dia pun berharap agar rusunawa dapat dipergunakan dengan lebih optimal oleh pengrajin tenun.

"Ibu Mufidah sudah melihat ke dalam tadi untuk mengecek, dan beliau merasa puas dengan kondisi yang ada. Rusun ini memiliki kamar tipe 24 yang di setiap kamarnya dilengkapi tempat tidur bertingkat, lemari, meja, kursi belajar dan kamar mandi di dalam," kata Basuki.

Rusun ini dikerjakan oleh Kontraktor PT Adhitama Royal Kontruksi dengan nilai kontrak Rp 9,4 miliar, dan pengadaan meubelair dilakukan oleh PT Anugerah Multikont Mandiri senilai Rp 449 juta.

Sementara itu, Mufidah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah membangun Rusunawa untuk pengrajin tenun di Tanah Datar. Rusunawa tersebut akan dimanfaatkan oleh para siswa pengrajin tenun yang belajar di sekolah tenun pada kawasan tersebut.


Ia menambahkan, bahwa pembangunan sentra tenun berangkat dari perhatiannya terhadap keberadaan tenun di seluruh Indonesia yang memiliki potensi luar biasa, salah satunya adalah Sumbar.

Silwa, salah seorang siswa sekolah tenun, mengungkapkan bahwa rusunawa ini bermanfaat baginya karena tidak perlu pulang-pergi ke rumahnya yang jauh, cukup menginap di rusunawa. Tempatnya cukup nyaman karena sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas.

"Rumah susun ini sangat bermanfaat bagi kita, karena rumah saya jauh dari sentra tenun. Dengan rusun ini, setelah pelatihan saya bisa menginap, karena sudah ada tempat tidur, lemari, dan kondisi sangat nyaman, terima kasih kepada Kementerian PUPR," kata Silwa. (idr/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed