Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 18 Mei 2018 16:27 WIB

Sore-sore Sri Mulyani ke Kantor Menteri PUPR Bahas Tapera

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sore hari ini menyambangi kantor Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta. Dia datang untuk bertemu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sri Mulyani yang mengenakan pakaian batik berwarna gelap itu tiba di kantor Basuki sekitar pukul 15.50 WIB. Begitu tiba, dia langsung memasuki gedung.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu hanya mengatakan bakal rapat dengan Basuki membahas Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

"(Rapat) Soal Tapera. Nanti saja ya setelah rapat," kata Sri Mulyani sambil melangkah masuk, Jakarta, Jumat (18/5/2018).



Sebelum Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso juga telah lebih dulu hadir di lokasi. Wimboh juga ikut rapat soal Tapera.

Sebelumnya Sri Mulyani juga telah beberapa kali rapat dengan Basuki untuk membahas Tapera. Dengan terbitnya Undang-Undang No. 4 tahun 2016 tanggal 23 Maret 2016 tentang Tapera, Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) akan dilikuidasi dan dibubarkan, per tanggal 23 Maret 2018.

Karena sesuai UU, Tapera sudah harus beroperasi maksimal 2 tahun setelah UU diundangkan. Dalam amanah UU tersebut diperintahkan agar BAPERTARUM-PNS membayarkan/mengembalikan iuran Tabungan Perumahan PNS ditambah hasil pemupukannya kepada PNS pensiun. Sedangkan untuk PNS aktif, dijadikan saldo awal di Tapera.

Tapera merupakan tabungan berkala dalam jangka waktu tertentu yang hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan dan akan dikembalikan berikut hasil pemupukannya setelah kepesertaan berakhir.

(fdl/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed