Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Jun 2018 14:58 WIB

Meikarta Digugat Dua Vendor, Ini Tanggapan Lippo

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Meikarta Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim Meikarta Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta - Lippo Group kembali diterpa isu tidak sedap. Sebelumnya Lippo diterpa isu penghentian sementara pada proyek andalannya Meikarta, kini muncul gugatan oleh dua vendor terkait tagihan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Gugatan itu dilayangkan ke PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) anak usaha Lippo Group selaku pengembang Meikarta. Sementara, dua vendor yang menggugat ialah perusahaan event organizer (EO) PT Relys Trans Logistic dan PT Imperia Cipta Kreasi.

Menanggapi itu, Direktur Komunikasi Lippo Group Danang Kemayan Jati menerangkan, setiap tagihan yang sah selalu diselesaikan sebagaimana mestinya. Dia menuturkan, hubungan dengan lebih dari 500 pemasok, kontraktor, dan sub-kontraktor berjalan dengan baik.

"Namun memang sangat disesalkan bahwa selalu ada kasus-kasus terkait vendor yang mengajukan tagihan tak jelas dan tidak melampirkan bukti bukti pendukung yang semestinya," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2018).


Dia mengatakan, MSU sedang melakukan audit terhadap semua tagihan-tagihan dan dokumentasi yang diserahkan oleh perusahaan/vendor terkait. Dia menambahkan, MSU secara resmi sudah meminta dua perusahaan EO tersebut untuk memberikan dokumen-dokumen tagihan dan bukti-bukti pendukung.

"Sayangnya sampai saat ini dokumen-dokumen tersebut masih belum lengkap diterima. Namun demikian MSU tetap akan mengedepankan itikad baik dan komunikasi, dengan memberikan kesempatan dan waktu tambahan kepada kedua EO terkait untuk menyerahkan tagihan-tagihan dan dokumen-dokumen penunjang yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Sementara itu, dia bilang, MSU akan mengambil langkah-langkah hukum untuk menghadapi vendor-vendor 'nakal' yang diduga melakukan kecurangan, kolusi, dan penipuan.

Danang mengatakan, pembangunan Meikarta terus berlanjut. Sejumlah hunian akan diserahterimakan pada Februari 2019.

"Beberapa gedung CBD sudah topping off dan menurut rencana dua puluh delapan gedung pertama dari hampir keseluruhan dua ratus gedung akan topping off pada bulan Desember 2018, dan serah terima empat belas ribu unit hunian akan dilakukan pada akhir bulan Februari 2019," tutupnya.



Tonton juga 'Bertahan di Tengah Proyek Meikarta, Rumah Warga Kebanjiran':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed