ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 25 Jul 2018 16:50 WIB

Pengembang Terbesar di Jepang Bangun Hunian di Jakarta Timur

Raden Fadli Sumawilaga - detikFinance
Foto: Soft launching sakura garden city Foto: Soft launching sakura garden city
Jakarta - Sektor properti di Jakarta kian banyak dilirik investor asing. Belakangan, pengembang properti terbesar di Jepang, Daiwa House, berkolaborasi bersama JOIN (Pemerintah Jepang) dan Trivo Group (pengembang Indonesia) dalam PT Sayana Integra Properti.

Perusahaan tersebut membangun hunian yang diberi nama Sakura Garden City di Jakarta Timur. Pembangunan itu ditandai dengan secara simbolis acara peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Tower Cattleya (tower pertama) yang juga menandakan dimulainya pengembangan Sakura Garden City.

"Kami berkomitmen untuk membangun rumah impian Anda dengan konstruksi berkualitas baik. Tower Cattleya adalah pembangunan tower pertama di Sakura Garden City. Ini dirancang untuk menjadi rumah ideal bagi wirausahawan muda, profesional dan keluarga yang mencari kehidupan berkualitas dengan berbagai fasilitas di ujung jari mereka. Kami ingin Anda memenuhi impian Anda dan merasakan kebahagiaan berada di rumah saat berada di Sakura Garden City," ujar Presiden Direktur PT. Sayana Integra Properti, Nobuya Ichiki, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/7/2018).


Pembangunan di atas luas lahan berkisar 10 hektare di Jakarta Timur ini akan menghadirkan 12 tower kondominium, lifestyle mall, ruko, premier hotel, office tower, dan pusat F&B di dalam satu kawasan.

Proyek hunian vertikal ini ditujukan terutama bagi masyarakat di kawasan Jakarta yang saat ini masih berkebutuhan tinggi terhadap tempat tinggal namun belum terakomodasi dengan maksimal.

Sakura Garden City berada di lokasi yang strategis yaitu berada di antara distrik bisnis TB Simatupang, Kawasan Industri Bekasi, Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui jalan tol JORR dan tol Jagorawi.


Sakura Garden City dirancang untuk memberikan kenyamanan penghuninya dengan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan seperti pusat perbelanjaan, pertokoan, klinik, restoran, ruko dan masih banyak lagi. Tidak saja dekat dengan akses tol, Sakura Garden City juga didukung infrastruktur yang memadai, di antaranya dapat dijangkau dari empat penjuru kota.

Ke empat akses itu diantaranya dari utara (Pluit, Pantai Indah Kapuk) dapat diakses melalui tol dalam kota Tol Jagorawi-exit Taman Mini. Dari daerah selatan (Pondok Indah, Bintaro) dapat melalui tol JORR-exit Bambu Apus. Untuk daerah timur (Bekasi, Cikarang) bisa dituju melalui tol JORR Cikunir-exit Setu. Sedangkan dari barat (Bandara Soekarno Hatta) dapat diakses melalui tol JORR-exit Bambu Apus. Bahkan kawasan ini dapat di akses menggunakan LRT berhenti di Stasiun Ciracas.

Sementara untuk Tower Cattleya memiliki spesifikasi 28 lantai dengan 6 pilihan tipe unit yang ditawarkan yaitu tipe studio dengan luas 29,9 m2, studio plus dengan luas 36,5 m2, one bedroom dengan luas 49,4 m2, two bedroom dengan luas 66,4 m2, three bedroom dengan luas 92,7 m2, dan untuk tipe garden loft seluas 93,6 m2 hingga 176,5 m2.

Penjualan untuk proyek ini sudah dimulai sejak April 2018. Pembangunan Sakura Garden City akan dilaksanakan sebanyak empat tahap dan pembangunan Tower Cattleya (tahap pertama) akan selesai di tahun 2020. Keseluruhan pembangunan hingga tahap ke empat dijadwalkan rampung pada tahun 2024. (mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com