Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 04 Agu 2018 17:02 WIB

Kenapa Harus Jauh-jauh Beli Rumah di Malaysia?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Pasar properti di Malaysia saat ini tengah membidik konsumen Indonesia. Sementara di Indonesia sudah bertebaran properti serupa.

Lantas, kenapa harus jauh-jauh beli rumah di Malaysia?

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan saat ini harga properti khususnya perumahan di Malaysia sedang turun. Oleh karenanya, saat ini waktu merupakan yang tepat untuk membeli properti di Malaysia sebelum harganya kembali naik.

"Kan sekarang kalau ngomongin siklus properti itu ada 10 tahunan ya. Sekarang di Malaysia sebetulnya lagi cenderung flat, memasuki masa flat mirip Indonesia. Berarti harganya lagi turun," katanya saat ditemui dalam acara Malaysia Property Show 2018 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018).

Dia memperkirakan harga properti di Malaysia akan kembali tumbuh pada tahun depan. Jika itu terjadi tahun depan, maka akan ada keuntungan yang diperoleh dari naiknya harga, khususnya terkait investasi jangka panjang.

"Ini justru saatnya kalau mau investasi sekarang ini, karena harusnya tahun depan mulai naik lagi siklusnya. Kalau sudah naik lagi berarti harganya sudah naik lagi," lanjutnya.


Terlebih, kata dia, kedua negara memiliki kondisi geografis dan kultur yang cukup serupa.

"Jadi ini salah satu opsi buat investasi properti, karena dari survey sendiri salah satu negara destinasi orang Indonesia investasi properti ya Malaysia. Alasannya, satu secara geografis kita dekat, serumpun, kedua dari pendidikan sama kesehatan, lanjutnya.

Terkait pendidikan, Malaysia juga menjadi salah satu negara tujuan. Dengan begitu, secara otomatis banyak pelajar dari berbagai negara yang menetap sementara di sana akan butuh tempat tinggal. Artinya investasi properti di Malaysia untuk disewakan terlihat menjanjikan.

"Kalau ngomong pendidikan sekarang banyak banget, nggak hanya di Indonesia. Banyak banget negara negara sekitar Malaysia yang mau belajar di Malaysia," tambahnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com