Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Okt 2018 16:20 WIB

Beli Rumah Murah BTN Bisa Dicicil, Begini Caranya

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menjual belasan ribu unit rumah murah melalui proses lelang. Rumah hasil sitaan kredit macet tersebut dilelang lewat situs rumahmurahbtn.com.

Direktur Collection & Asset Management BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan, masyarakat yang tertarik untuk membeli rumah murah ini bisa menggunakan skema Kredit Pemilikian Rumah (KPR) lelang. KPR lelang ini tak berbeda dengan KPR biasa.

"Kalau yang nggak bisa beli tunai kan ada KPR Lelang. Artinya, dia di-re-finance kembali lewat KPR, tapi istilahnya KPR Lelang karena asal-muasalnya rumah bermasalah," kata Nixon di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Dia menjelaskan, untuk membeli rumah murah tersebut peserta lelang harus menyediakan 20% dari harga rumah berdasarkan ketentuan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

"Peserta lelang harus setor uang jaminan 20%, itu harus disetor dulu pada saat dia daftar. Begitu dia daftar lelang, bersamaan dia ajukan aplikasi ke BTN," ujarnya.



Sebanyak 20% pembayaran itu merupakan uang jaminan sekaligus sebagai uang muka atau down payment (DP). Uang ini akan dikembalikan bila peserta lelang tak jadi atau tak menang lelang. Sementara 80% sisanya, bisa dibayar dengan KPR lelang.

Secara umum, kata dia, KPR rumah lelang ini seperti KPR pada umumnya. Kemudian, bunganya menggunakan bunga pasar. Nilai KPR juga akan dilihat sesuai kemampuan pembayaran si peserta.

"Kalau penghasilannya meng-cover (ajukan berapa KPR). Kalau penghasilannya nggak cover ya pasti diturunkan (nilai pengajuannya). Limit maupun tenor juga sama," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pengajuan proses KPR lelang ini harus dilakukan sebelum pengumuman hasil lelang. Sementara proses lelang dari awal hingga pengumuman memakan waktu sekitar 45 hari.

"Pengumuman hasil lelang itu 45 hari. Nah proses KPR-nya harus sebelumnya sudah diproses. Kan cukup itu waktunya," tuturnya.

(fdl/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed