Follow detikFinance
Sabtu, 13 Okt 2018 16:18 WIB

Mampukah Program DP Rp 0 Penuhi Kebutuhan Rumah Warga DKI?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: dok. Pemprov DKI Foto: dok. Pemprov DKI
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja meluncurkan program rumah DP Rp 0 di Klapa Village, Jakarta Timur. Namun, program ini dinilai belum ampuh mengurangi angka backlog (kebutuhan rumah) warga DKI.

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan pada dasarnya program tersebut hanya akan menawarkan sekitar 700 unit. Sedangkan angka kebutuhan tempat tinggal di Jakarta mencapai hingga 3 jutaan.

Artinya, bila program tersebut hanya dilaksanakan sekali dan tidak berkelanjutan maka tidak akan memengaruhi penyediaan rumah bagi masyarakat DKI Jakarta.

"Artinya program ini nggak bisa berhenti begitu saja. Ini dalam mengurangi backlog kurang jadi di Jakarta ini backlog sekitar 3 jutaan sedangkan yang ditawarkan ini cuma 700 unit itu kecil, tidak akan mengurangi backlog," kata dia kepada detikFinance, Sabtu (13/10/2018).


Lebih lanjut, ia memaparkan agar Pemprov DKI bisa bekerja sama baik dengan BUMD ataupun BUMN guna menjamin ketersediaan tanah agar program rumah DP Rp 0 dapat berjalan berkelanjutan.

"Jadi ketersediaan lahan mesti diperhatikan apakah kerjasama dengan BUMN, BUMD. Sehingga program jauh lebih jelas karena dengan kerjasama itu jadi masih terjamin," imbuh dia.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengungkapkan bahwa program rumah DP Rp 0 Samawa tersebut dapat menjadi jawaban untuk sebanyak 51,7% warga DKI Jakarta yang belum memiliki rumah.




Tonton juga video Begini Kondisi Pembangunan Rumah DP 0 Rp

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed