Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 24 Des 2018 19:57 WIB

30% Bangunan di KEK Tanjung Lesung Rusak Disapu Tsunami

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: (dok TCC Kemenpar) Foto: (dok TCC Kemenpar)
Jakarta - Tsunami Selat Sunda menghancurkan sejumlah bangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten. Setidaknya, 30% bangunan rusak disapu tsunami.

CEO dan Founder Jababeka Setyono Djuandi Darmono mengatakan, 70% bangunan lainnya masih diperbaiki.

"Yang dikelola PT Banten West Java (anak usaha Jababeka) itu gedungnya 30% yang rusak, 70% tinggal dibersihkan bisa diperbaiki, tapi itu baru pandangan mata belum dihitung secara detail," kata dia dalam konferensi pers di Menara Batavia Jakarta, Minggu (24/12/2018).


Dia menerangkan, di Tanjung Lesung sendiri terdapat 5 hotel besar dan kecil. Setidaknya, ada 250 kamar di kawasan tersebut.

"Total hotel 5 tapi besar kecil, kalau total kamar mungkin lebih mudah, di antara Tanjung Lesung cottage hotel kurang lebih 250 kamar," ungkapnya.


Darmono menambahkan, kerugian dari hancurnya bangunan tersebut ditaksir sebesar Rp 150 miliar.

"Kalau mesti dibangun kembali, barangkali perlu 150 miliar, kalau dibangun kembali. Kita perkirakan yang bisa diklaim cukup membangun kembali," tutupnya.


Simak video 'Kawasan Wisata Tanjung Lesung Tetap Buka Saat Tahun Baru':

[Gambas:Video 20detik]

30% Bangunan di KEK Tanjung Lesung Rusak Disapu Tsunami
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com