googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 25 Des 2018 07:58 WIB

Butuh Rp 150 Miliar Pulihkan Tanjung Lesung Pasca Tsunami

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
1 30% Bangunan di Tanjung Lesung Rusak
Halaman 2 dari 4
Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance

CEO dan Founder Jababeka Setyono Djuandi Darmono mengatakan, tsunami Selat Sunda memberi dampak kerusakan pada 30% bangunan gedung di kawasan Tanjung Lesung.

"Yang dikelola PT Banten West Java (anak usaha Jababeka) itu gedungnya 30% yang rusak, 70% tinggal dibersihkan bisa diperbaiki, tapi itu baru pandangan mata belum dihitung secara detail," kata dia dalam konferensi pers di Menara Batavia, Jakarta, Senin (24/12/2018).

Dia menerangkan, kerugian dari kerusakan tersebut sekitar Rp 150 miliar.

"Kalau mesti dibangun kembali, barang kali perlu Rp 150 miliar kalau dibangun kembali. Kita perkirakan yang bisa diklaim cukup membangun kembali," ujarnya.

"Itu diperkirakan kerugian terjadi saat ini Tanjung Lesung, dan peralatan dan santunan keluarga dan karyawan," tambahnya.

Dia menerangkan, di Tanjung Lesung terdapat lima hotel besar dan kecil. Secara sederhana, kawasan itu memiliki 250 kamar.

"Total hotel lima tapi besar kecil, kalau total kamar mungkin lebih mudah, di antara Tanjung Lesung cottage hotel kurang lebih 250 kamar," tutupnya.

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com