ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Jan 2019 17:30 WIB

Bahas Perumahan, JK Singgung Masalah Meikarta

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Foto: Noval/detikcom Foto: Noval/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyinggung Meikarta saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Development & Business Summit 'New Construction Opportunity 2019' di Hotel Kempinski, Jakarta.

Awalnya JK mengatakan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah diharapkan bisa memacu pembangunan ekonomi lainnya seperti rumah, kantor, maupun pabrik. Hal ini tentu akan menjadi pemacu kemajuan suatu negara.

Namun menurut dia, pembangunan juga harus dilakukan secara presisi dan terencana. Jangan tiba-tiba bombastis sehingga bisa memantik masalah baru.

"Tidak bisa juga terlalu bombastis. Meikarta tiba-tiba bermasalah karena begitu secara besar-besaran, jadinya bermasalah. Jadi tidak bisa juga dipaksakan tapi kita tidak nyambung dengan kondisi itu," katanya.

Meikarta sendiri saat ini memang tengah didera isu tak sedap. Sejak didengungkan pembangunannya secara besar-besaran, proyek ini mendapat isu-isu tak sedap seperti soal lahan hingga izin pembangunan.


JK pun mengatakan pembangunan hunian menjadi fokus pemerintah saat ini. Namun rumah yang dibangun juga perlu standar agar lebih efisien industrinya.

"Saya selalu sampaikan kepada menteri PU untuk bikin standarisasi rumah. Pintunya standar, jendelanya standar, sehingga orang tinggal membeli komponennya," kata JK.

"Sehingga membikin rumah tinggal beli bahan dan selesai. Bikin rumah di luar negeri 2-3 bulan selesai. Kita bisa setahun baru selesai. Ini semua karena standarisasi yang harus kita kembangkan," tambahnya.

(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com