Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 12:20 WIB

Ruang Kantor yang 'Nganggur' di DKI Bertambah

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Ruang perkantoran di wilayah Ibu Kota masih banyak yang kosong. Penyebabnya lantaran banyaknya gedung-gedung perkantoran baru.

Menurut hasil riset Lembaga konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) tingkat keterisian (okupansi) perkantoran di wilayah central business district (CBD) Jakarta selama kuartal I-2019 hanya 76%.

Head of Research JLL James Taylor mengatakan, sejatinya total penyerapan gedung perkantoran di CBD Jakarta pada 3 bulan pertama tahun ini cukup baik. Tercatat total penyerapannya mencapai 97.500 meter persegi.

"Melanjutkan dari tren sebelumnya banyak gedung di CBD yang terserap selama 3 bulan pertama tahun ini terutama dari perusahaan teknologi," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Sayangnya jumlah ketersedian perkantoran baru di wilayah CBD Jakarta cukup banyak. Setidaknya ada 3 gedung baru yang beroperasi di kuartal I-2019 yakni Millenium Centennial Center di Sudirman, Sequis Tower di SCBD dan Pakuwon Tower di Casablanca.

Total tambahan dari gedung perkantoran baru itu menjadi 248 ribu meter persegi ruang perkantoran. Sehingga total stok ruang perkantoran di CDB saat ini mencapai 6,4 juta meter persegi.



Menariknya lagi, sewa untuk ruang perkantoran grade A mengalami penurunan 1,1%. Harga sewa untuk ruang perkantoran grade A saat ini berada di level Rp 277.326 per meter.

"Meski banyak penyerapan tapi karena banyak suplai jadi keterisian gedung masih tertekan di wilayah CBD. Mungkin stabilisasi di 2020," tambah Taylor.

Sementara untuk perkantoran di wilayah non CBD tidak jauh berbeda. Tingkat okupansi di level 78%. Ruang perkantoran yang terserap di non CBD pada kuartal I-2019 mencapai 39 ribu meter persegi.

Jumlah stok ruang perkantoran non CBD di Jakarta saat ini mencapai 2,8 juta meter persegi dengan tambahan baru 28.900 meter persegi. JLL juga mencatat untuk tingkat tingkat sewa ruang kantor di TB Simatupang turun 0,4%.





Tonton juga video Bappenas Minta Anies Benahi Infrastruktur Layanan Dasar:

[Gambas:Video 20detik]


Ruang Kantor yang 'Nganggur' di DKI Bertambah
(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed