Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 15:09 WIB

Toko-toko Ritel di Jalur MRT Diserbu Penyewa

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pada 24 Maret yang lalu moda raya terpadu atau MRT fase I Lebak Bulus-Bundaran HI resmi beroperasi. Masyarakat Ibu Kota cukup antusias menyambut moda transportasi baru itu.

Kehadiran MRT ternyata memberikan dampak positif bagi industri ritel di sekitarnya. Ruang untuk toko-toko ritel banyak diserbu.

Head of Retail konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL), Cecilia Santoso mengatakan, sebelum MRT beroperasi banyak dari pelaku ritel yang masih tabu dengan MRT. Sehingga mereka masih menahan diri.

"Kemarin banyak yang skeptis apakah nanti jalannya cepat atau jalannya smooth atau ada kendala," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (12/4/2019).


Namun setelah uji coba MRT dilakukan dan berjalan mulus, banyak dari pelaku ritel yang berburu toko-toko di stasiun MRT ataupun mall-mall yang berada dekat dengan stasiun-stasiun MRT. Bahkan mereka tidak begitu peduli dengan harga sewanya

"Setelah ada tes MRT itu toko-toko yang ada di stasiun banyak ditanyakan oleh publik. Apakah ini misalnya boleh kah ini buat FnB, apakah ini hanya fashion, dengan berbagai macam pertanyaan dan buat harganya mereka oke saja, maksudnya tidak ada tawar," tambahnya.

Di setiap stasiun MRT saat ini sudah banyak diisi oleh pelaku ritel dari bidang makanan dan minuman (FnB). Bahkan dengan adanya MRT Blok M Plaza kini ramai lagi pengunjung.

(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed