Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 15:40 WIB

Kegiatan PNS Topang Bisnis Hotel di Kota-kota Ini

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Kota-kota besar yang memiliki sarana wisata sedikit terbilang sulit untuk menarik turis. Namun, aktivitas hotel di kota-kota tersebut masih dalam kondisi yang baik.

"Kalau kita lihat di secondary cities untuk bisnis hotel masih bagus. Di beberapa kota seperti Semarang, Manado, Makasar, Palembang, kota-kota besar lah," jelas Kepala Penasehat Jones Lang LaSalle (JLL) Vivin Harsanto dalam diskusi media, Jumat (12/4/2019).

Vivin mengatakan, rata-rata pelanggan hotel di secondary cities atau kota-kota kedua adalah pemerintah atau perusahaan. Ketika mice (meeting, incentive, convention, exhibition) masih berjalan, maka kondisi hotel tersebut masih terbilang baik.



Jika dilihat dari sisi okupansi, permintaan tersebut bukan termasuk yang tinggi sekali. Namun, untuk pemilik atau investor sudah cukup bagus.

"Kalau di beberapa lokasi contohnya kota-kota yang banyak tourism, seperti Bali dan Bandung memang mendukung. Tapi kalau secondary cities itu biasanya didukung oleh local government untuk meeting," tambah Vivin.

Lalu, kota-kota dengan kawasan wisata seperti Padang atau Bukittinggi menurut Vivin didominasi oleh turis lokal. Namun, kota-kota tersebut tetap memiliki potensi menari turis asing.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed