Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Apr 2019 11:40 WIB

Anies Tak Khawatir Potensi Pendapatan Hilang karena Gratiskan PBB

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan optimistis pendapatan daerah tak akan kurang dengan adanya program penggratisan Pajak Bumi Bangunan (PBB). Menurutnya, potensi pajak DKI masih dalam taraf aman.

"InsyaAllah pendapatan Jakarta aman. Bahkan, potensi pajak kita masih besar," kata Anies usai menghadiri acara Launching Fiscal CadasterPajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Anies meyakini, kebijakan barunya memperluas pembebasan PBB terhadap tenaga pendidik, pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), mantan pejabat, dan mantan pejuang tak kurangi pendapatan DKI.


Menurutnya, berkaitan dengan peluncuran program Fiscal Cadaster dapat membantu penghasilan pajak DKI. Mekanisme pendataan atau sensus wajib pajak penduduk DKI secara langsung terjun ke lapangan dipercaya menjadi jurus 'tokcer'.

Dengan Fiscal Cadaster, Anies yakin DKI Jakarta akan memiliki penduduk dengan yang semakin wajib akan pajak.

"Program ini amat penting. Karena kita akan memiliki data yang lengkap mengenai bukan hanya PBB, tapi juga pajak-pajak yang lain. Jadi Fiscal Cadaster ini penting sekali," jelas Anies.



Selain itu, Anies percaya Fiscal Cadaster ini dapat menjadikan DKI Jakarta sebagai kota yang memiliki kebijakan pajak yang adil, serta membantu pembiayaan pembangunan daerah berjalan dengan baik.

Dalam pelaksanaannya, Fiscal Cadaster ini dilakukan dengan kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD), dan Asian Development Bank (ADB).


Saksikan juga video 'Anies Naikkan PBB Lahan Kosong 200% Jika Telantar':

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com