Rizal Ramli Kritik Jokowi soal Ibu Kota Baru, TKN: Orang Usil!

Rizal Ramli Kritik Jokowi soal Ibu Kota Baru, TKN: Orang Usil!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 01 Mei 2019 18:54 WIB
Rizal Ramli Kritik Jokowi soal Ibu Kota Baru, TKN: Orang Usil!
Anggota TKN Capres 01 Hendrawan Supratikno/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Ekonom Rizal Ramli, yang juga tim ahli capres 02 Prabowo Subianto menyebut rakyat tak perlu ibu kota baru, tapi butuh presiden baru. Menanggapi pernyataan itu, kubu capres 01 Joko Widodo, yang juga petahana, buka suara.

Anggota TKN Hendrawan Supratikno menegaskan pernyataan Rizal Ramli itu iseng dan usil. Justru menurut Hendrawan harusnya semua orang bisa melihat penyebab yang menjadi dasar pemindahan ibukota negara.

"Itu orang yang iseng dan usil, ini kan kita harus belajar dari guru-guru besar geografi, sosiologi, dan tata kota itu namanya carrying capacity. Jadi daya topang Jakarta ini sudah memprihantinkan karna faktor ekologis itu tidak mendukung lagi," ungkap Hendrawan kepada detikFinance, Rabu (1/5/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Salah satu faktor yang disorotinya adalah potensi meluapnya air laut yang menurut Hendrawan diprediksi 10 tahun lagi merendam Jakarta. Selain itu, dia mengatakan permukaan tanah di Jakarta semakin turun.

"Misal intrusi air laut 10 tahun lagi sampe ke Jakarta Pusat, permukaan tanah Jakarta Utara bisa turun 20-30 cm. Kalau jadi global warming maka kota Jakarta akan terendam," ungkap Hendrawan.

Hendrawan menambahkan alasan lainnya adalah melihat pengalaman negara lain yang berhasil memindahkan ibu kota. Menurutnya, lebih baik pemerintahan dalam ibu kota dipisah dari daerah pusat perniagaan.


"Juga belajar dari negara lain yang sukses meratakan pembangunan, memisahkan registrasi pemerintahan dan kota perniagaan. Waktu dalam rapat Menteri Bappenas contohkan Brazil dari Rio de Janeiro ke Brasilia City," ungkap Hendrawan.

Sebelumnya, ekonom Rizal Ramli menyebut bahwa pemindahan ibukota negara tidak lagi dibutuhkan. Rakyat menurutnya lebih membutuhkan presiden baru.

"Rakyat hari ini tidak perlu ibu kota baru, tapi butuh presiden baru, terima kasih," ungkap Rizal kepada awak media usai mengikuti gelaran May Day 2019 bersama capres Prabowo Subianto, di Tennis Indoor Senayan. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads