Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 07 Mei 2019 12:35 WIB

Jokowi Bagikan Lahan Nganggur, Paling Banyak di Papua

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Arief Budi Mulyanto, birokompu kementerian PUPR Foto: Arief Budi Mulyanto, birokompu kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintah memiliki 978.108 hektare (ha) lahan 'nganggur' yang tersebar di 20 provinsi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana agar lahan tersebut bisa dibagikan pada pemerintah daerah setempat.

Dari total luas lahan milik negara itu, Papua sendiri memiliki ketersediaan lahan seluas 271.105 ha.

Lahan tersebut bersumber dari hutan negara yang sudah tidak produktif, lalu dapat dikonversi. Hutan yang sudah tidak produktif tersebut memiliki tingkat lahan hijau di bawah 30%.

"Sumber tanahnya dari kawasan hutan negara yang bisa dikonversi. Namanya hutan produksi yang bisa dikonversi dan sudah tidak produktif. Yang tidak produktif itu indikasi umum yang forest cover-nya di bawah 30%," jelas Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar usai menghadiri rakor di kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Selasa (7/5/2019).


Selain Papua, pemerintah juga akan membagikan lahan tersebut di 19 provinsi, sebagai berikut:

Kalimantan Tengah: 225.436 ha
Maluku: 160.473 ha
Maluku Utara: 97.695 ha
Sumatera Selatan: 45.712 ha
Kalimantan Barat: 42.459 ha
Sumatera Barat: 30.392 ha
Sulawesi Utara: 21.107 ha
Papua Barat: 15.590 ha
Sulawesi Tengah: 15.305 ha
Kalimantan Timur: 12.017 ha
Sumatera Utara: 7.974 ha
Kalimantan Selatan: 6.583 ha
Gorontalo: 4.886 ha
Bengkulu: 4.777 ha
Nusa Tenggara Timur: 3.911 ha
Kalimantan Utara: 3.901 ha
Sulawesi Barat: 3.723 ha
Jambi: 2.086 ha
Kepulauan Riau: 2.916 ha



Jokowi Bagikan Lahan Nganggur, Paling Banyak di Papua
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed