Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 23 Agu 2019 18:42 WIB

Terima 2 Kajian Tambahan Ibu Kota Baru, Jokowi Tinggal Ketok Palu

Andhika Prasetia - detikFinance
Foto: Presiden Jokowi (Dok. BPMI) Foto: Presiden Jokowi (Dok. BPMI)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro ke istana. Mantan Menteri Keuangan itu menyerahkan dua hasil kajian tambahan pemindahan ibu kota.

Pertama, hasil kajian struktur tanah. Kedua, dampak ekonomi dari pembangunan ibu kota baru.

"Jadi sudah kami serahkan, dan Presiden akan melihat dan review dan mudah-mudahan setelah itu akan ambil keputusan," ujar Bambang di Komplek Istana Presiden, Jumat (23/8/2019).


Sebelumnya Jokowi sempat ditanya soal kepastian ibu kota pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Informasi ibu kota pindah ke Kaltim disampaikan Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil usai rapat di Kantor Menko Perekonomian, Kamis (22/8/2019).

Namun, Jokowi belum memastikan ibu kota pindah ke Kaltim karena masih menunggu satu-dua kajian dulu. Menurut Bambang satu-dua kajian yang ditunggu Jokowi itu bukanlah materi yang kurang, melainkan perlu didalami lagi.

"Bukan kurang, artinya ada detail yang harus kami dalami dan barusan kami serahkan," tutur Bambang.


Bambang menambahkan masyarakat diharapkan sabar sampai Presiden Jokowi mengumumkan lokasi ibu kota di Kalimantan, termasuk lokasi persisnya.

"Lokasi nanti diumumkan, sabar. Yang umumkan Presiden, dah gitu aja," kata Bambang.

Simak Video "Dear Pemerintah, Waspadai Isu Lingkungan yang Bisa Muncul di Ibu Kota Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(dkp/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com