Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 27 Agu 2019 13:55 WIB

Dahnil: Lahan Ibu Kota Baru di Kaltim Bukan Milik Prabowo

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Dok. Kementrian PUPR Ilustrasi/Foto: Dok. Kementrian PUPR
Jakarta - Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar buka suara mengenai isu kepemilikan lahan Prabowo Subianto di Kalimantan Timur, calon ibu kota baru negara. Menurut Dahnil, lahan tersebut bukan milik Prabowo, tapi lahan itu dikelola Arsari Group.

"Lahan di Kalimantan Timur adalah lahan milik Arsari Group bukan milik Pak Prabowo. Seperti yang disampaikan Presiden, kan ibu kota akan dibangun di tanah milik pemerintah sendiri, bukan milik pihak lain," katanya kepada detikFinance, Selasa (27/8/2019).

Arsari Group sendiri merupakan milik Hashim Djojohadikusumo. Ia tak lain adalah adik Prabowo Subianto.

"Itu milik Pak Hashim bukan Pak Prabowo," katanya.



Adanya lahan Prabowo di Kalimantan Timur disebut Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Dalam laman pribadinya disway.id, Dahlan menyebut mulanya hak penebangan hutan di kawasan tersebut diberikan ke perusahaan asing dari Amerika Serikat (AS) yakni International Timber Corporation Indonesia (ITCI). Namun, perusahaan itu kini dimiliki Prabowo.

"Sebut saja nama ITCI. Di tahun 1970-an. Semua orang Kaltim tahu. Dekade itu saya hidup di Kaltim. Menjadi aktivis mahasiswa di sana. Juga memulai karir wartawan dari sana," kata Dahlan.

"Tentu sudah tidak ada lagi hutan itu di sana. Juga tidak ada lagi ITCI. Pemilik perusahaan itu sudah bukan orang Amerika lagi. Sudah berganti orang Indonesia. Namanya Prabowo Subianto," tambahnya

Sementara, Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan, Prabowo sudah memiliki lahan di sana sebelum ada rencana pemindahan ibu kota.

"Memang kita punya lahan (di lokasi ibu kota baru). Apa gara-gara ada lahan itu jadi salah? Kan nggak juga. Nanti kalau bangun di tempat lain ada tanah kita lagi kan biasa saja. Saya pikir kan kita tidak akan pernah menanggapi itu karena lahan itu sudah ada sebelum ada rencana pemindahan ibu kota," kata Edhy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Edhy menyebut adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo juga memiliki tanah di lokasi ibu kota baru. Tanah Hashim berada di Kabupaten Penajam Paser Utara

"Ada sebagian (tanah Hashim). Kita tidak tahu detailnya di mana-mana, peta lokasinya belum tahu, Kutai Kartanegara Penajam Paser Utara. Memang ada lahan kita di Penajam Paser Utara. Tetapi tak tahu eksplisit spesifiknya di mana," jelasnya.



Simak Video "Ibu Kota Pindah, Smartfren Perluas Jaringan di Kalimantan Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com