Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Sep 2019 13:13 WIB

Kos-kosan Kotak 2x1 di Johar Baru Digerebek Satpol PP

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Kos-kosan Petak Seukuran Peti Mati di Johar Baru (Eduardo Simorangkir/detikFinance) Foto: Kos-kosan Petak Seukuran Peti Mati di Johar Baru (Eduardo Simorangkir/detikFinance)
Jakarta - Rumah kos-kosan yang menyediakan hunian dengan tipe kotak ukuran 2x1 meter di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat akhirnya ditutup. Dari ukurannya, kos-kosan ini mirip dengan peti mati.

Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi bersama dengan satuan polisi pamong praja beserta dinas cipta karya DKI Jakarta hari ini menyidak lokasi tersebut dan memutuskan untuk menutup rumah kos-kosan tersebut dalam pekan ini.

"Semua perizinan terkait cipta karya ini tidak ada izin. Dari Cipta Karya segera bikin surat teguran kepada pemilik karena ini tidak layak dan dalam 1-2 hari ini agar ditutup. Kalau tidak ini nanti di-police line," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat ditemui di lokasi, Senin (2/9/2019).


Dia bilang penyediaan hunian kos-kosan dengan tipe 2x1 meter tersebut tidak memiliki izin di Dinas Cipta Karya DKI Jakarta. Bentuk huniannya juga tak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Ini sudah nggak manusiawi. Dalam 1-2 hari ini kita buat surat teguran untuk segera ditutup. Kalau tidak akan di-police line. Kalau sudah di-police line kan otomatis penghuni lari," katanya.

Sidak dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah penghuni kost tampak berada di lokasi. Satu jam sebelumnya, detikFinance mencoba memasuki rumah kos-kosan yang tengah viral tersebut namun tak diberi izin oleh penghuni dengan alasan pemilik sedang tak ada di lokasi.

"Lagi sakit yang punya. Nggak ada di sini. Lagi di Ujung Pandang. Besok saja, minggu depan baru pulang," kata pria dengan panggilan Sincan tersebut.


Rumah kost ini viral dalam beberapa hari terakhir lantaran ukurannya yang sangat mini, mirip apartemen mini yang ada di Hong Kong. Dengan ukuran kamar sekitar 1x2 meter, rumah kost ini dibanderol Rp 300-400 ribu per bulan.

Fasilitasnya yang disediakan oleh pemilik kost berupa satu AC 2PK di setiap lantai serta satu buah kasur. Rumah kost yang terdiri dari sekitar 60 'box' ini ramai diminati warga lantaran harganya yang terjangkau dan lokasi yang cukup strategis di pusat kota.

Simak Video "Revitalisasi Trotoar di Jakarta Untuk Pejalan Kaki dan PKL"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com