Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Sep 2019 15:37 WIB

Ada Karhutla di Kalimantan, Calon Ibu Kota Negara Aman?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Lahan perkebunan di Polman terbakar. (Abdy Febriady/detikcom). Foto: Lahan perkebunan di Polman terbakar. (Abdy Febriady/detikcom).
Jakarta - Pemerintah memilih Provinsi Kalimantan Timur sebagai lokasi bagi ibu kota negara yang baru. Ibu kota negara khususnya pusat pemerintahan akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Saat ini, Kalimantan dan Sumatera menjadi daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Lantas, apakah lokasi calon ibu kota negara yang baru aman dari karhutla?

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya sudah melakukan survei lokasi di wilayah Semboja. Dia bilang mayoritas lahannya tambang batubara.

"Kami sudah survei, kalau yang di sebelah timur (bukit) Soeharto, Semboja itu memang daerah batubara tapi sebelah utara kelihatannya batubaranya tidak signifikan menurut survei kita," kata Basuki di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019).



Dari hasil itu, Basuki mengaku akan mendetailkan khususnya di Semboja dan Penajam Paser Utara yang dipilih menjadi lokasi pusat pemerintahan yang baru. Sebab, khusus lokasi di Penajam Paser Utara terdapat lahan gambut.

Untuk mengatasi hal tersebut, dikatakan Basuki, pihaknya ingin membangun bendungan yang nantinya bisa dimanfaatkan seperti membuat saluran air.

"Tapi pasti nanti akan didetailkan, Samarinda, Balikpapan ini kan Soeharto kita kan lokasinya di sebelah sini kalau yang di sebelah sininya yang kena tol itu memang gambut batubara tapi yang sebelah sini batubara tipis mau bikin bendungan di situ," ungkap dia.



Simak Video "Meninjau Ibu Kota Baru Berbasis Smart City dan Eco Friendly"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com