Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Sep 2019 16:23 WIB

Bappenas Gelar Diskusi Bahas Investasi Ibu Kota Baru

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Herdi Alif Al Hikam detikcom Foto: Herdi Alif Al Hikam detikcom
Jakarta - Indonesia akan memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Potensi investasi dan pembiayaan ibu kota baru pun dinilai cukup besar.

Untuk mengetahui potensi investasi yang disebabkan pemindahan ibu kota baru, Kementerian Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) melakukan diskusi nasional membahas hal tersebut.

Bappenas juga mengundang Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata untuk memaparkan soal pembiayaan pindah ibu kota. Diskusi ini juga dihadiri para pegiat ekonomi.

Bambang membuka diskusi dengan menceritakan alasan ibu kota harus dipindahkan dari Jakarta. Bambang menyatakan bahwa Jakarta sudah terlalu menopang beban yang berat.


"Ketika Indonesia tambah besar Jakarta pun menopang beban paling berat. Muncul lah beragam problem kemacetan, banjir, penurunan muka tanah di pantai utara, air baku juga terbatas, dan ancaman gempa," kata Bambang di kantornya, Senin (16/9/2019).

Bambang mengatakan dengan memindahkan ibu kota, bukan cuma memberikan nafas untuk Jakarta. Tapi juga mengurangi ketimpangan antar daerah karena kurangnya investasi, nantinya dengan ibu kota berpindah investasi pun akan pindah ke sekitar Kalimantan Timur.

"Jadi ada ketimpangan antar daerah, karena itu juga yang bikin ketimpangan antar pendapatan di daerah. Nah nanti investasi akan merata ke sekitar Kalimantan," kata Bambang.

Simak Video "Nirwono Yoga: Rancangan Ibu Kota Baru Harus Wakili Identitas Bangsa"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com