Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 18 Sep 2019 10:30 WIB

4 Menteri Kumpul Bareng Pengusaha Properti, Bahas Ibu Kota Baru?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Properti menjadi salah satu sektor bisnis yang menjanjikan. Bahkan, properti pun dinilai bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Untuk itu hari ini, para pegiat industri sektor ini berkumpul bersama membahas permasalahan dunia properti. Mereka akan berkumpul dalam acara Rakornas Bidang Properti Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia 2019.


Keselarasan regulasi dan insentif menjadi hal utama yang akan dibahas. Belum lagi, Indonesia pun akan segera memindahkan ibu kotanya dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Karena akan membangun kota baru, potensi bisnis properti di ibu kota baru pun dinilai menjanjikan.

"Keselarasan amat dibutuhkan untuk dunia properti, agar bisa bangkit tumbuh jadi lokomotif yang dorong sektor pertumbuhan ekonomi," ungkap Wakil Ketua Umum Bidang Properti Kadin Indonesia Hendro Gondokusumo, di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Komunikasi dinilai penting menurut Hendro demi keharmonisan dialog antar pemerintah dan pengusaha. Dengan begitu aturan bisa efektif dan efisien.

"Untuk rancang iklim probisnis harus ada dialog harmonis agar aturan bisa efisien dan efektif, kami siap kalau diperlukan jadi pendamping," kata Hendro.


Dalam acara ini pun turut mengundang beberapa menteri sebagai pembicara. Rencananya Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR Sofyan Djalil, hingga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan menghadiri acara ini.

Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua OJK Wimboh Santoso pun direncanakan akan hadir berbicara mengenai keuangan properti.

Simak Video "Meninjau Ibu Kota Baru Berbasis Smart City dan Eco Friendly"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com