Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 06 Okt 2019 15:01 WIB

Evaluasi Program Sejuta Rumah: Lokasi Jauh dari Tempat Kerja

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Masalah ketersediaan rumah jadi bagi masyarakat jadi sorotan pemerintah kabinet kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hal itu dijawab lewat program sejuta rumah.

Meski realisasinya tergolong memuaskan, namun program ini masih menyimpan sejumlah tantangan. Salah satu yang sering disoroti masyarakat adalah lokasinya yang jauh dari pusat kota atau tempat kerja.

"Bayangkan, dia (masyarakat) kerja di Jakarta, rumahnya di Karawang," Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Adri Istambul saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telpon, Minggu (6/10/2019).


Kondisi ini, lanjut dia jelas jadi masalah sendiri dalam hal penyediaan rumah. Dari sisi penyediaan, rumah murah yang terlanjur terbangun jadi kurang diminati. Sementara, bagi masyarakat yang sudah terlanjut membeli jadi menghadapi masalah baru yakni bengkaknya biaya transportasi.

"Kan habis waktu sudah. Kita bisa dikatakan gagal dalam perencanaannya," tandasnya.



Simak Video "Asyik! UMP Tahun 2020 Naik 8,51%"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com