Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Okt 2019 15:45 WIB

Respons Penusukan Wiranto, Menteri ATR: Paling Penting Hati-hati

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Menteri ATR Sofyan Djalil - Dok Humas Kementerian ATR Foto: Menteri ATR Sofyan Djalil - Dok Humas Kementerian ATR
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Polhukam Wiranto diserang pria dengan senjata tajam saat kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten. Kejadian tersebut membuat Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil merasa perlu lebih berhati-hati.

Apalagi kekerasan fisik secara langsung kepada pejabat tinggi negara baru kali ini terjadi. Dia menyadari bahwa aksi teror bisa terjadi di masyarakat.

"Seperti yang Wapres (Jusuf Kalla) kemukakan, kan baru kali ini ada penyerangan langsung pejabat publik. Paling penting hati-hati saja, bahwa kelompok radikal yang mau melakukan tindakan teroris selalu ada di masyarakat," kata dia di kantornya, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Sejauh ini pengamanan yang diberikan terhadap dirinya dinilai sudah baik. Tapi yang namanya teror seperti yang dialami Wiranto memang sulit diantisipasi.

"Nggak ada masalah (pengamanan) cukup bagus. (Kejadian) seperti kemarin, karena ya namanya tindakan seperti itu tidak ada antisipasi," ujarnya.


Terkait perlu tidaknya dirinya meningkatkan pengamanan, diserahkan kepada pihak keamanan yang dirasa lebih memahami hal tersebut.

"Sebagai pejabat negara prosedur ditetapkan oleh pejabat kepolisian," sebutnya.

"Kalau saya pergi ke mana sendiri saja dan sebenarnya prosedur harus diikuti. Pihak keamanan lebih tahu bagaimana pengamanan VVIP," tambah Sofyan.



Simak Video "Bamsoet: Penusukan Wiranto Warning Bagi Petugas Pengamanan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com