Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 14 Okt 2019 15:28 WIB

Lega Mafia Tanah Dibongkar, Pengusaha: Investor Banyak Jadi Korban

Trio Hamdani - detikFinance
Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani/Foto: Muhammad Idris Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani/Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Pengusaha mendukung langkah pemerintah memberantas mafia tanah. Pasalnya mafia tanah mengganggu daya saing Indonesia terhadap negara lain.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani berharap dibongkarnya mafia tanah bisa menekan berlakunya praktik-praktik seperti itu terulang lagi.

"Ya kalau pemerintah sudah menyatakan membongkar mafia tanah ya bagus. Memang kan ini membuat, salah satunya daya saing kita berkurang. Jadi itu adalah suatu yang harus kita lakukan sehingga tidak ada lagi mafia-mafia tanah," kata dia ditemui di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Menurutnya yang paling mungkin menjadi korban mafia tanah adalah para investor dan pembangunan proyek-proyek infrastruktur, di mana keduanya memang berurusan dengan tanah atau lahan.


"Ya kebanyakan para investor juga yang banyak korban mafia tanah, kemudian proyek-proyek infrastruktur, itu jalan tol, itu kan banyak korban mafia tanah juga," sebutnya.

Akibatnya, biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh investor atau untuk pembangunan infrastruktur menjadi lebih mahal dibandingkan dengan negara lain.

"Nah itu memang membuat ekonomi kita cost-nya menjadi lebih tinggi kan, gitu, sehingga mengganggu competitiveness kita," tambahnya.



Simak Video "Langkah-langkah Pemerintah Perangi Mafia Tanah"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com