Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 29 Nov 2019 13:23 WIB

Ada Tambahan FLPP Rp 2 T, 20.000 Rumah Subsidi Segera Akad

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Kementerian PUPR Ilustrasi/Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk segera mendapat persetujuan tambahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak Rp 2 triliun dari pemerintah. Dengan persetujuan itu, BTN bisa segera menyalurkan kredit ke sebanyak 20 ribu unit rumah pada akhir tahun ini.

Direktur Finance, Planning, and Treasury Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN dalam waktu dekat akan mendapat persetujuan tambahan FLPP tersebut.

"Kuota FLPP yang sekarang sudah habis nih, karena sudah ada perintah Presiden, Surat Kementerian Keuangan, PUPR sedikit lagi. Harusnya hari-hari ini atau Senin mungkin keluar berlaku Desember," katanya saat berkunjung ke Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).


"Kita menyiapkan juga ketentuan, supaya begitu surat done jalan, kita tanda tangan, nggak tahu hari ini atau Senin tanda tangan langsung seluruh cabang BTN siap menyalurkan tambahan kurang lebih Rp 2 triliun," ujarnya.

Dia menjelaskan, FLPP sementara akan menggunakan dana talangan BTN sebesar Rp 1,5 triliun dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp 500 miliar . Dana talangan ini akan diganti melalui tambahan FLPP Rp 2 triliun di tahun depan.

"Justru talangan tambahan kuota, FLPP sudah habis nih, sementara asosiasi minta terus, Pak Jokowi memutuskan 'iya' ditambah. Kurang lebih bahasa konversi 20 ribu unit lah," ungkapnya.


Tambahnya, begitu persetujuan tambahan resmi keluar maka 20 ribu unit rumah siap akad.

"Itu slot udah nunggu, malah nunggu akad, begitu kita kasih surat hari ini jesss akad jalan. Harusnya hari ini kita tanda tangan," tutupnya.

Simak Video "Berapa Harga Baru Rumah Bersubsidi Bebas PPN?"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com