Bagaimana Rencana Pemerintah Bikin Rumah Murah untuk Milenial?

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 15 Jan 2020 15:54 WIB
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta - Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya memenuhi kebutuhan penyediaan rumah untuk masyarakat. Hanya saja hal tersebut ternyata bukan perkara mudah.

Masyarakat menganggap hunian yang disediakan umumnya kurang memenuhi kriteria sebagai rumah idaman.

Rumah idaman yang dimaksud bukan layaknya istana yang megah. Masyarakat hanya ingin rumah yang layak huni, nyaman dengan akses yang mudah.

Dani misalnya, mengaku gajinya sebagai karyawan swasta saat ini hanya sekitar Rp 7 juta. Idealnya dengan pemasukan itu cicil rumah yang bisa dia ambil sekitar Rp 1-2 jutaan per bulan.

"Kalau cicilan segitu paling ambil rumah subsidi. Nah masalahnya rumahnya lokasinya jauh-jauh banget. Saya kerja di Jakarta. Posisinya juga masih belum nyaman transporasi umumnya," keluhnya.

Peran BUMN

Dalam upayanya berperan sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam mengurangi angka backlog di Indonesia, Perumnas berencana menyediakan rumah terjangkau bagi segmen menengah bawah di Indonesia.

Tak hanya terjangkau, BUMN properti ini juga berupaya menyediakan hunian yang berlokasi di tengah kota, terhubung dengan transportasi umum.

Salah satunya disediakan di kawasan Kemayoran. Proyek hunian yang diberi nama Alonia Kemayoran itu ditujukan untuk menjawab tantangan penyediaan hunian di tengah kota dengan harga terjangkau.

"Lokasi, lokasi, dan lokasi, itu yang terpenting bagi pengembang", tegas Project Manager Madya Kemayoran Rachmana Ajie Tambunan belum lama ini.

Proyek ini memiliki lokasi yang strategis di tengah Kota Kemayoran, dengan terintegrasi transportasi umum yaitu busway dan stasiun kereta api, memiliki akses yang mudah dijangkau dan berada di sebelah gerbang tol Ancol, serta dekat dengan pusat bisnis dan pusat pemerintahan merupakan beberapa keunggulan atas Proyek Alonia ini.

Dibanderol dengan harga Rp 300 juta-an, serta cicilan Rp 2 jutaan, nantinya penghuni akan mendapatkan 50 fasilitas yang beberapa diantaranya mengadopsi konsep kekinian seperti co-working space, mini golf, playground, pool, hanging cabana, sky garden, tranquile garden, timber bridge, gymnasium, urban farming, disamping fasilitas lainnya yang bersifat umum seperti minimarket, ATM center, klinik, musholla, parking area, security 24 jam, CCTV 24 jam, dll.

"Fakta menyebutkan, pengembangan hunian terjangkau masih berada di kota- kota penyangga di seluruh Indonesia. Sehingga dibutuhkan terobosan untuk menghadirkan hunian terjangkau di tengah kota besar di Indonesia khususnya di Jakarta," tandas dia.

Simak Video "Dear Milenial, Ini Solusi Siasati DP Rumah Saat Ambil KPR"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)