Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 23 Jan 2020 16:38 WIB

Pengembang Keluhkan Syarat Bangun Rumah Makin Sulit

Trio Hamdani - detikFinance
Pengembang Keluhkan Syarat Bangun Rumah Makin Sulit. Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Pengembang perumahan mengeluhkan Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) karena penerapannya yang sulit. Menurut Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida, Kementerian PUPR baru saja menerbitkan surat ederan berkaitan program tersebut yang mengharuskan pengembang meningkatkan kualitas bangunan.

"Jadi per 20 Januari itu PUPR malah mengeluarkan peraturan BP2BT untuk pembangunannya lebih dipersulit," kata Totok ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Dia belum mengetahui detail surat ederan dari Kementerian PUPR. Tapi dirinya menjelaskan bahwa pengembang dan pemerintah sudah sepakat 2 tahun lalu bahwa spesifikasi rumah sederhana tidak perlu memiliki standar seperti membangun rumah bertingkat.

Pihaknya memahami bahwa kualitas rumah yang dibangun memang harus baik. Tapi di sisi lain jika kualitasnya terus ditingkatkan maka akan membuat harga jualnya semakin mahal. Ujung-ujungnya yang menanggung masyarakat.

"Memang kualitas harus terjamin tapi tidak perlu seperti membangun rumah mewah atau rumah bertingkat. Nah kalau ke arah rumah bertingkat, satu mubazir, kedua akan menambah biaya. Biaya apapun yang timbul itu adalah dibebankan kepada end user," jelasnya.


Pihaknya pun akan berbicara dengan Kementerian PUPR membahas masalah tersebut.

"Ya makanya saya baru terima beritanya tadi malam. Mungkin minggu depan ya, karena besok Jumat. Kita akan diskusikan. Tapi maksud saya dari PUPR itu jangan membuat sesuatu yang selalu mengejutkan masyarakat tapi cenderung untuk mempersulit," tambahnya.

Pengembang Keluhkan Syarat Bangun Rumah Makin Sulit


Simak Video "Cari Rumah Murah? Yuk, Kunjungi Pameran Properti di JCC"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com