Apa Kabar Program BP Tapera?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 13 Feb 2020 08:45 WIB
A couple in their 50s moves in to their new home, unpacking boxes and enjoying the time together.  Could also depict moving out of a home.
Foto: Istock
Jakarta -

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaporkan capaian serta rencana kerja 2020 kepada Komite Tapera di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta, kemarin (12/2/2020). Komite Tapera yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, dalam pertemuan itu, Komite meminta agar dana yang saat ini telah dikelola BP Tapera dihubungkan dengan dana Bapertarum. Kemudian, Komite meminta secara detil program yang akan dijalankan.

"Beliau cuma minta begini, Komite ya, antara pengelolaan BP Tapera dana Rp 2,5 triliun (modal awal), coba kaitkan sama pengelola dana Tapera dari Bapertarum coba di-link jadi kelihatan kinerja kami, dengan uang Rp 2,5 triliun bagaimana cara kerja kami, target seperti apa, perkembangan seperti apa dalam 5 tahun dan dibagi detil," ujarnya.

Kemudian, Komite juga meminta agar pengelolaan risiko diperhatikan. Komite meminta jangan sampai kasus-kasus mengenai masalah investasi yang terjadi belakangan ini terjadi di BP Tapera.

Kasus-kasus terkait masalah investasi secara rinci ia sebut seperti PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero)

"Khususnya juga terkait risk, jangan sampai nanti pada saat kami siap operasi, kasus-kasus yang kemarin terjadi tidak terjadi di kita. Tata cara memilih MI (manajer investasi), bagaimana portofolionya, pengawasannya. Komite pengin kami saat operasi belajar dari case-case kemarin," katanya.

"Itu yang MI Asabri, Jiwasraya, model bisnisnya kan kita tabungan investasi. Bener-bener Komite menyoroti tolong jagain, belajar dari itu harus membuat framework, harus membuat semuanya jangan sampai kejadian seperti itu," sambungnya.

Sementara, Sri Mulyani dan Wimboh enggan berkomentar usai rapat dengan BP Tapera. Rapat sendiri dimulai sekitar pukul 16.00 dan rampung sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapan BP Tapera Beroperasi?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menkeu Terbitkan PMK, Kini Uang Negara Bisa Ditempatkan di Bank Umum"
[Gambas:Video 20detik]