Siap-siap! 10 juta Sertifikat Tanah Bakal Dibagi-bagi

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 25 Feb 2020 16:20 WIB
1200 sertifikat tanah dibagikan di sukabumi
Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta -

Pemerintah menargetkan menerbitkan 10 juta sertifikat hak atas tanah sepanjang 2020 ini. Target ini naik dari tahun sebelumnya yang sebanyak 9 juta lembar sertifikat.

"Tahun kemarin target kita 9 juta (lembar sertifikat), namun kita berhasil terbitkan 11,2 juta sertifikat, untuk itu tahun ini kita targetkan 10 juta dan optimis bisa tercapai," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Himawan Arief Sugoto dalam diskusi media di Gedung ATR/BPN, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Sertifikat tanah tersebut dibagikan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). PTSL merupakan kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan secara serentak, bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia di dalam satu wilayah desa/kelurahan.

Selain itu, tahun ini Kementerian ATR/BPN juga akan fokus membuat sertifikat tanah menjadi elektronik.

"Tahun ini kita ingin mulai lebih bagus lagi, karena kita sudah mulai memikirkan langkah-langkah untuk performasi digital, jadi data-data yang nanti dalam bentuk digital base," tuturnya.


Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga berencana hendak mengevaluasi kembali seluruh bidang tanah yang sudah tersertifikasi sebelumnya.

"Lalu PR-nya bagaimana yang sebelumnya-sebelumnya, kita ingin memperbaiki, dari 61 juta yang sudah tersertifikat itu kita juga melihat apakah masih ada yang berpotensi tumpang tindih atau tidak, ini kita sebut data cleansing," pungkasnya.

Pemberian sertifikat tanah ini merupakan salah satu program Presiden Joko Widodo. Program ini telah dimulai sejak 2017 lalu. Saat itu, Jokowi sudah membagikan sertifikat tanah secara gratis sebanyak 5,4 juta lembar sertifikat.

Kemudian, pemerintah menargetkan menerbitkan 7 juta lembar sertifikat pada 2018. Saat itu, total sertifikat yang dikeluarkan mencapai lebih dari target, yakni 9,4 juta sertifikat. Ditingkatkan kembali targetnya pada 2019 lalu menjadi 9 juta lembar sertifikat dan yang tercapai 11,2 juta sertifikat.

Fokus akhirnya, Jokowi ingin di 2025 nanti sleuruh tanah di Indonesia 100% nya sudah bersertifikat.



Simak Video "Sertifikat Tanah Disebut Tak Berguna, Jokowi: Kita Lanjutkan!"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)