Rusun Nempel Stasiun Digeber Rampung Tahun Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2020 19:00 WIB
Progres Pembangunan TOD Tanjung Barat

Pekerja melakukan pengerjaan konstruksi proyek pembangunan hunian berbentuk rumah susun terintegrasi dengan sarana transportasi atauTransit Oriented Development (TOD) di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). Pembangunan Rusun TOD tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2021. Grandyos Zafna/detikcom
Proyek TOD alias rusun nempel stasiun di Tanjung Barat/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Rusun berkonsep nempel stasiun atau transit oriented development (TOD) di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan saat ini masih dalam proses pembangunan. Proyek ini ditargetkan rampung 2020 ini.

"Dugaan saya sih tahun ini selesai. Kalau penjualannya infonya sudah habis," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro saat berkunjung ke kantor detikcom, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Dia menjelaskan TOD Stasiun Tanjung Barat akan menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk pembangunan serupa di stasiun lainnya.

"Itu seperti pilot project lah, kalau jadi kita punya 520 lebih stasiun. Mungkin tidak seluruhnya, barang kali separuh, sebagian dibangun. Dulu malah ada pikiran (Stasiun) Palmerah itu. Palmerah tanahnya memang tipis tapi kalau itu dibantu dengan Departemen Kehutanan itu, perlu di-connect gitu maka termasuk anggota DPR pun bisa tinggal di situ," tambahnya.


Selain di Tanjung Barat, kata Edi terdapat beberapa stasiun lain yang sedang dibangun proyek TOD, yaitu di Stasiun Pondok Cina, Rawa Buntu, dan Cisauk.

"Sebenarnya itu ide Pak (Presiden) Jokowi waktu naik kereta menuju ke Sukabumi, memanggil saya, 'Pak Dirut bisa nggak rakyat-rakyat yang di bawah di-provide perumahan yag tidak jauh dari stasiun? Dia tidak perlu double cost untuk transportasi'," kata Edi.

Nantinya hunian TOD di stasiun kereta, 25% diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Minimal 25% yang huni itu MBR. Apa kriterianya nanti akan dikeluarkan. Nah bagaimana me-maintenance, ini tantangan supaya tidak dibeli orang yang di luar itu. Ini kan nggak mudah," tambahnya.



Simak Video "Mau Naik KA Luar Biasa? Ini Tahapan Sebelum Beli Tiket"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)