Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Mar 2020 17:23 WIB

Cicil Rumah di Daerah Ini Bisa Dapat Bunga Rendah

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Bank Indonesia (BI) siap mengeluarkan ketentuan baru Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA), termasuk besaran loan to value atau uang muka. Hal tersebut merupakan dampak dari naiknya BI Rate. Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengincar sentra ekonomi baru yang berkembang seiring peningkatan infrastruktur. Hal ini dilakukan untuk mencapai target bisnis 2020.

Direktur Utama BTN Pahala Mansyuri menyebutkan saat ini banyak wilayah dengan bonus demografi yang mendorong pertumbuhan kelas menengah dan menengah ke atas. Wilayah ini juga mempermudah akses ke pusat bisnis di Jakarta dan turut mendukung kemajuan di kota satelit tersebut.

"Kota-kota satelit Jakarta yang masuk dalam Provinsi Jabar ini memiliki potensi ekonomi besar. Melalui peresmian Kanwil [Kantor Wilayah] 1 ini, kami harapkan dapat memaksimalkan penggarapan berbagai peluang bisnis tersebut," kata Pahala dalam keterangannya, Jumat (6/3/2020).

Dia menjelaskan, perumahan menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur.

Selain itu, di kota satelit seperti Bekasi dan Cikarang misalnya, juga merupakan kantong-kantong industri yang menjadi sasaran produk baru BTN Solusi. Produk anyar tersebut menawarkan bunga murah untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jika payroll dibayar lewat BTN.

"Kami melihat ada peluang dana dan KPR serta berbagai kredit lain untuk digarap di wilayah tersebut. Dengan peluang ini, kami meyakini akan mampu mencapai target pertumbuhan kredit pada tahun ini di level 10%. Kami juga berharap hadirnya layanan yang lebih baik ini mendapat respon dan dukungan positif dari semua nasabah dan stakeholders," kata dia.

Hingga Januari 2020, Kanwil 1 BTN Bekasi yang membawahi 185 outlet tersebut mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 6,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 72,66 triliun dari Rp 68,35 triliun pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Dengan penyaluran tersebut, perseroan merekam posisi aset sebesar Rp 72,48 triliun pada Januari 2020 atau naik 3,25% dari Rp 70,2 triliun di bulan yang sama tahun sebelumnya.

Adapun, Kanwil 1 BTN Bekasi menaungi beberapa kota satelit seperti Bekasi, Depok, Bogor, Cibubur, Cibinong, dan Cikarang. Wilayah lain yang juga tercakup dalam kanwil tersebut yakni Bandung, Cirebon, Purwakarta, Karawang, Tasikmalaya, Cimahi, Harapan Indah, Bandung Timur, dan Sukabumi.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) merekam sektor real estate menorehkan pertumbuhan tertinggi sepanjang 2019 di Jawa Barat dengan kenaikan sebesar 9,54% yoy.

Pada 2019, ekonomi Jabar pun tumbuh di level 5,07% yoy atau di atas kenaikan ekonomi nasional sebesar 5,02%. BPS juga mencatat Jabar memiliki 49,31 juta jiwa penduduk dengan laju pertumbuhan sebesar 1,3% pada 2019.

Adapun, riset BPS menyebut Jabar tengah mengalami bonus demografi tingkat partisipasi Angkatan kerja (TPAK) di Jabar mencapai 65,07%. Jumlah milenial di kawasan ini juga mencapai 16,1 juta jiwa.



Simak Video "Dear Milenial, Ini Solusi Siasati DP Rumah Saat Ambil KPR"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com