Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 07 Mar 2020 12:31 WIB

Ahok Calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Said Didu: Tak Ada Success Story!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Muhamad Said Didu Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok masuk ke dalam bursa calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru. Ahok ini bersaing dengan 3 nama lain, seperti Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, dan Dirut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana.

Masuknya nama Ahok menuai kritik. Salah satunya dari mantan sekretaris Kementerian BUMN Said Didu. Menurutnya Ahok kurang cocok jadi pemimpin ibu kota baru karena tidak ada bukti sukses Ahok membangun sebuah kota dari nol.

"Publik pertanyakan tiga hal, satu nggak ada bukti nyata Ahok sukses membangun ibu kota. Mengelola Jakarta saja kemarin banyak gagal. Sekarang disuruh membangun. Tidak ada success story sama sekali," kata Said kepada detikcom, Sabtu (7/3/2020).


Kemudian dia menilai kontroversi Ahok sangat tinggi selama memimpin Jakarta. Dia menyebut bahwa di Jakarta saja Ahok meninggalkan segudang masalah yang tak jelas ujungnya, mulai dari kasus TransJakarta hingga kasus reklamasi.

"Kedua bahwa kontroversi Ahok sangat tinggi. Kayak kasus TransJakarta, Sumber Waras, soal reklamasi. Itu kontroversi yang ditinggalkan," kata Said.

Justru masuknya Ahok jadi calon pimpinan ibu kota baru, disebut Said menimbulkan aroma kecurigaan. Dia bertanya-tanya ada hubungan spesial apa antara Presiden Joko Widodo dan Ahok.

Sudah dapat jabatan komut di perusahaan sekelas Pertamina, kali ini Ahok justru mau diberi kesempatan jabatan sebesar pimpinan ibu kota baru.

"Nah di sini orang jadi banyak bertanya apa sih hubungan Ahok dengan Jokowi? Ada apa dibalik ini? Sehingga setelah dapat Komut Pertamina ini mau dikasih jabatan lain lagi. Ini sangat kontroversial," tutur Said.



Simak Video "Kabar Penolakan Jadi Bos Pertamina, Ahok: Hidup Gue Salah Melulu"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com