Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 10 Mar 2020 17:00 WIB

Luhut Tepis Ahok Calon Kuat Pemimpin Ibu Kota Baru

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jokowi Pindahkan Ibu Kota Foto: Ilustrasi: Zaki Alfarabi
Jakarta -

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk ke dalam kandidat calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara baru. Peluang Ahok disebut-sebut paling besar di antara kandidat lainnya.

Mulai dari Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, dan Dirut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana menjadi saingan Ahok dalam daftar kandidat pemimpin ibu kota baru.

Namun, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan justru menepis anggapan Ahok jadi calon kuat pimpinan ibu kota baru. Dia cenderung menilai peluang Ahok tidak banyak untuk menjadi pimpinan ibu kota baru.

"Nggak lah saya kira. Siapa bilang," kata Luhut ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

Luhut cuma mengatakan yang tahu siapa pimpinan ibu kota baru hanya Presiden Joko Widodo. Dia meminta semua pihak bersabar dan menunggu pengumuman Presiden soal kepala badan otorita ibu kota baru.

Kepala badan otorita sendiri memang diputuskan setingkat menteri, maka dari itu untuk penunjukannya adalah hak prerogatif Presiden.

"Orang ngerti apa? Yang ngerti kan pak Presiden. Saya juga nggak tahu. Itu nanti biar diumumkan Presiden lah, sebentar lagi kok," kata Luhut.

Analis Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah sebelumnya mengatakan bahwa Ahok menjadi nama kuat yang akan ditunjuk jadi kepala badan otorita ibu kota baru.

"Dari 4 orang tentu kemudian kita bisa tebak, Ahok paling punya (peluang) sebesar itu," kata Trubus kepada detikcom seperti ditulis Senin (9/3/2020).



Simak Video "Pengalaman Ahok Punya Bayi Saat Berusia 53 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com