Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Mei 2020 17:13 WIB

RS Corona di Lapangan Bola Simprug Selesai Dibangun

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Pembangunan RS Corona di Lapangan Bola Simprug Usai Foto: Dok. Patra Jasa
Jakarta -

Setelah melakukan alih fungsi Hotel Patra Comfort Jakarta menjadi RS Darurat COVID-19, Patra Jasa kembali menerima penugasan dari Induk Perusahaan, PT Pertamina (Persero) untuk mendayagunakan aset Pertamina dalam rangka mempersiapkan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan dalam penanganan tanggap darurat COVID-19.

Sejak 21 April 2020, Patra Jasa mulai membangun rumah sakit (RS) di lahan sebesar 10.200 meter persegi di Lapangan Bola Simprug. RS ini merupakan extension dari RS Pusat Pertamina (RSPP).

RS dibangun dengan menggunakan bahan atau material yang mudah dipasang yaitu modular yang diproduksi di Indonesia. Patra Jasa memastikan bahwa RS ini dibangun sesuai dengan standar.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang luar biasa dari seluruh pihak yang terlibat, RSPP Extension COVID-19 telah selesai dibangun tepat waktu, tanggal 20 Mei 2020, sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh induk perusahaan kami (1 bulan). Penyelesaian Pembangunan RSPP Extension COVID-19 merupakan prioritas utama sekaligus komitmen kami sebagai anak Perusahaan PT Pertamina (Persero), yang mendukung penuh upaya Pemerintah Indonesia memerangi COVID-19," kata Direktur Utama Patra Jasa Dani Adriananta, Kamis (21/5/2020).

Direktur Teknik Patra Jasa, Ferry Febrianto menambahkan karena waktu yang diberikan kepada cukup singkat, yaitu hanya 1 bulan, RS ini dibangun dengan konsep prefabricated-construction, yaitu menggunakan modular-system.

"Sistem ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain, tahan gempa, pelaksanaan konstruksi dapat dilakukan cepat, dan dilakukan dengan knock-down system. Metode konstruksi yang dipakai adalah Metode Kit Building, yaitu metode yang komponen bangunannya dibuat di pabrik untuk kemudian dirakit di site. Hal ini jelas sangat membantu kami dalam proses pembangunan Rumah Sakit," katanya.

Fasilitas-fasilitas kesehatan lain dibangun untuk dapat memberikan layanan yang prima, antara lain ruang dokter, ruang perawat, nurse station, instalasi jenazah, instalasi sterilisasi, laboratorium (PCR, Hematologi dan AGD), instalasi farmasi, pusat gizi, instalasi screening, ruang radiologi, ruang operasi hingga ruang dekontaminasi.

Dengan selesainya pembangunan RS ini, secara pararel langsung dilakukan persiapan pemasangan alat-alat kesehatan serta persiapan tenaga medis. Rencananya beberapa hari ke depan akan dilakukan uji fungsi peralatan sehingga rumah sakit dapat segera beroperasi di awal bulan Juni.

Seluruh kegiatan pembangunan dan penyediaan alat kesehatan berada dalam pengawasan Pertamedika IHC. Demikian pula pengadaan fasilitas kesehatan dan peralatan medis lainnya, termasuk penyediaan tenaga medis dan non medis, dilaksanakan oleh Pertamedika IHC.

"Semoga sinergi yang kami lakukan antar Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero) dalam menyediakan sarana prasarana penanganan tanggap darurat COVID-19 ini, dapat membantu seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan kesehatan khusus COVID-19", pungkas Dani.



Simak Video "RS Corona di Pulau Galang Siap Dioperasikan, Kapasitas 360 Bed"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com