Pemerintah Tetap Kerjakan Proyek IKN Hingga Kereta Cepat

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 12:55 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hari ini menyaksikan pengumuman pemenang desain ibu kota negara baru dalam sayembara. Yuk, lihat desain pemenang sayembara itu.
Foto: Trio Hamdani
Jakarta -

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebut proyek pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur dan kereta cepat Jakarta-Bandung yang diteruskan sampai ke Surabaya akan tetap dikerjakan pemerintah.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menilai proyek tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) pasca dampak virus Corona alias COVID-19.

"Selain PSN, kereta api Jakarta-Bandung, Surabaya-Jakarta yang super cepat bisa dicapai 5 jam, itu akan tetap kita lakukan," kata Suharso dalam video conference, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

"Karena bagaimanapun dari sisi perputaran modal, orang ingin di daerah mana tingkat produktivitas dari modal itu diterima, nah Indonesia menurut saya siap dan menjadi opportunity," tambahnya.

Kedua proyek besar ini membutuhkan modal atau investasi yang jumbo. Namun, Suharso tidak mengkhawatirkan hal tersebut lantaran banyak investor yang sudah bersedia menanamkan modalnya di tanah air.

Hal itu terlihat, kata Suharso dari recovery pasar modal nasional. Menurut dia sudah banyak investor yang menanamkan modalnya di Indonesia. Apalagi Indonesia diprediksi oleh Bank Dunia dan beberapa lembaga internasional menjadi negara yang akan memiliki pertumbuhan ekonomi positif di tengah hantaman COVID-19.

"Itu menunjukkan Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pemerintah Siapkan 3 Juta Lapangan Pekerjaan di Ibu Kota Baru"
[Gambas:Video 20detik]