2.971 Sertifikat Tanah Warga Maluku Dibagikan Secara Virtual

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2020 12:03 WIB
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan sertifikat tanah untuk 7.000 masyarakat Kabupaten/Kota Bogor. Sertifikat tanah diserahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke 12 perwakilan warga.
Foto: dok. Kementerian ATR/BPN
Jakarta -

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) kembali membagikan sertifikat tanah yang digelar secara virtual dan diserahkan kepada warga Kabupaten Seram bagian Timur dan Kabupaten Buru di Provinsi Maluku. Maksud dari penyerahan sertifikat tanah secara virtual ini adalah pemerintah hanya membagikan kepada beberapa penerima sertifikat secara simbolik lalu nanti sisanya akan diserahkan secara bertahap kepada masing-masing penerimanya.

"Kepada masyarakat penerima sertifikat saya ucapkan selamat. Gunakan sertifikat ini secara bijaksana, kalau tidak untuk pinjaman, disimpan baik-baik supaya tidak ada sengketa tanah di masa yang akan datang," kata Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah secara Virtual, Jumat (3/7/2020).

Adapun total sertifikat tanah yang siap dibagikan ke warga Kabupaten Seram bagian Timur dan Kabupaten Buru di Provinsi Maluku adalah sebanyak 2.971 sertifikat untuk 11 desa dalam 1 kecamatan di Kabupaten Seram bagian Timur sisanya untuk Kabupaten Buru. Sertifikat dibagikan terpisah, sebanyak 2.020 sertifikat tanah disiapkan untuk warga Kabupaten Seram bagian Timur, sedangkan 951 sertifikat tanah sisanya untuk Kabupaten Buru.

"Yang belum menyerahkan sertifikat tapi ada di kantor segera diserahkan terutama bagi masyarakat yang membutuhkan, supaya mereka bisa mendapatkan sertifikat dengan cepat, barangkali mereka butuh modal," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Seram bagian Timur Harianto Aritonang memastikan seluruh sertifikat tanah yang sudah jadi bakal segera diserahkan ke seluruh warga usai digelar acara ini.

"Secepatnya penyerahan sertifikat secara langsung kepada masyarakat di sebanyak 11 desa penetapan lokasi yang telah diterbitkan sertifikatnya," kata Harianto.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Nurdin Karepe Sina juga menyampaikan hal serupa. Meski proses sertifikat tanah belum rampung semua, ia memastikan bulan ini seluruh proses tersebut sudah rampung 100% dan segera sampai ke masyarakat.

"Untuk sisa 3188 bidang tanah dalam proses cetak sertifikat. Selanjutnya 622 bidang dalam proses pemberkasan. Kalau bisa dalam bulan juli ini kita close sehingga bisa selesai 100%," ujar Nurdin.



Simak Video "Sambangi Komnas HAM, Suku Anak Dalam Ngadu soal Lahan Direbut"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)