Ternyata, Gedung Kejagung yang Terbakar Belum Diasuransi

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2020 08:30 WIB
Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam. Seusai api dapat dipadamkan, puing-puing bekas kebakaran pun berserakan di lantai.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terbakar di Jakarta Selatan pada Sabtu 22 Agustus berdasarkan catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum diasuransikan.

"Dalam catatan kami ini belum diasuransikan," kata Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata dalam konferensi pers APBN KiTa melalui virtual conference, Selasa (25/8/2020).

Dia pun menilai pentingnya mengasuransikan gedung milik negara, termasuk gedung Kejagung. Hal itu perlu ditanamkan sebagai sebuah budaya baru.

"Karena mengasuransikan bangunan ini juga termasuk membangun budaya baru untuk menjaga ketertiban pemeliharaan kemudian pencegahan untuk kebakaran dan sebagainya itu. Jadi bukan sekadar kita mengeluarkan anggaran dan membayar premi, tapi juga membangun budaya baru untuk tertib, rapi dan pencegahan diutamakan daripada penanganan dampak dari musibah," jelasnya.

Dia mengatakan untuk saat ini seluruh gedung Kemenkeu sudah diasuransikan. Pada tahun ini ada gedung dari 10 kementerian/lembaga yang akan menyusul.

"Untuk gedung-gedung perkantoran di Kementerian Keuangan itu semuanya sudah diasuransikan. Rencananya tahun ini kita akan menambah paling sedikit 10 kementerian/lembaga lain untuk juga bersama-sama mengasuransikan gedung-gedung kantornya, sedang berproses," tambah Isa.

Lalu berapa biaya yang dibutuhkan untuk membenahi gedung tersebut? Klik halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Gedung Kejagung yang Terbakar Belum Diasuransi"
[Gambas:Video 20detik]