Pemindahan Ibu Kota RI Ditunda, Pakar UGM: Cukup Bijak

Pradito Rida Pertana - detikFinance
Selasa, 08 Sep 2020 14:46 WIB
Revitalisasi Monas di sisi selatan terus berlanjut. Sebelumnya, kawasan itu ditumbuhi pepohonan yang menghijau. Berikut potret sebelum dan sesudah revitalisasi.
Foto: Rengga Sancaya
Yogyakarta -

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur ditunda. Pakar kebijakan publik UGM, Prof. Erwan Agus Purwanto menilai hal itu tepat karena pendemi COVID-19 belum selesai.

"Saya kira alasannya jelas karena pandemi, yang pada saat merancang rencana pemindahan ibukota itu kan kita semua tidak menduga akan terjadi pandemi seperti ini, dan sampai saat ini belum bisa diperkirakan kapan berakhir," katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (8/9/2020).

"Sehingga saya kira pemerintah cukup bijak ya untuk menunda pelaksanaan atau eksekusi pemindahan ibukota itu," imbuh Erwan.

Menurut Dekan Fakultas Fisipol UGM ini, saat ini pemerintah harus fokus dalam penanganan COVID-19 dari pada memindahkan ibu kota. Mengingat hingga saat ini grafik kasus COVID-19 masih terus meningkat.

"Karena hari ini yang sangat dibutuhkan bagaimana segera bisa menangani pandemi ini, apalagi selama 6 bulan ini tampaknya grafiknya belum menunjukkan tanda-tanda akan menurunkan, saya kira fokus energinya akan diarahkan ke sana (penanganan COVID-19)," ujarnya.

Terlebih, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar mengutamakan masalah kesehatan ketimbang ekonomi.

"Apalagi tempo hari presiden sudah memberikan arahan kalau urusan kesehatan yang paling pokok, urusan lain seperti ekonomi dan pemindahan ekonomi jadi prioritas kedua dan seterusnya. Karena kalau pandemi COVID-19 ini tidak bisa kita atasi yang lain-lian tidak akan bisa berjalan," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur ditunda. Pemerintah masih fokus pada penyelesaian pandemi Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jokowi Sebut Ibu Kota Baru Tak Banjir dan Macet, Hadirin Tertawa"
[Gambas:Video 20detik]