3 Fakta Hotel yang Tampung Pasien COVID-19

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2020 20:00 WIB
Hotel U Stay di kawasan Mangga Besar menjadi salah satu lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta Pusat.
Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Sejumlah hotel di Jakarta kini menampung pasien COVID-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG). Salah satu hotel itu ialah Max One di kawasan Sabang, Jakarta Pusat. Berikut fakta-faktanya:

1. Dibayar Pemerintah

CEO Milestone Pacific Hotel Group (MPHG) Samudera Hendra mengatakan, biaya pasien COVID-19 yang menginap di hotel akan ditanggung oleh pemerintah.

"Dibayar pemerintah, itu semua program pemerintah," katanya kepada detikcom, Selasa (13/10/2020).

Dia menjelaskan pihak hotel menerima pasien atas instruksi pemerintah atau rumah sakit. Dia bilang, kapasitas Hotel Max One sendiri 70 kamar.

"Jadi yang kirim hotel bukan kita, itu pemerintah, rumah sakit. Jadi kita hanya terima," ujarnya.

2. Didampingi Tim Medis

Samudera mengatakan, fasilitas yang diberikan kepada pasien seperti halnya yang diberikan di rumah sakit.

"Fasilitasnya sama di rumah sakit, mereka ditaruh dalam ruangan, dokternya tinggal mengecek nggak boleh apa-apa semua," ujarnya.

Dia menuturkan, pasien yang menginap di hotel akan didampingi oleh tim medis yang melakukan pengecekan secara rutin. Mereka yang diisolasi juga mendapatkan makanan tiga kali sehari.

Sementara, untuk urusan di dalam kamar hotel seperti penggantian sprei dan keperluan cuci dilakukan sendiri oleh pasien. Dia mengatakan, pihak hotel hanya menyediakan makanan dan membantu pasien seperti cuci handuk layaknya laundry rumah sakit.

3. Dijaga Aparat

Dalam melayani pasien, tim medis dan karyawan tidak diperkenankan pulang. Dia menambahkan, hotel juga dijaga oleh aparat keamanan.

"Kalau ini protokol karyawan pakai APD, semua tidak boleh pulang, tim kesehatan juga tinggal di sana termasuk dari TNI juga tinggal di sana untuk menjaga keamanan," ujarnya

(acd/ara)