Tips Nego Ongkos Kontrakan di Tengah Pandemi

Nadhifa Sarah Amalia - detikFinance
Jumat, 13 Nov 2020 18:45 WIB
Kosan di 13 Negara, Dari yang Mewah Sampai Kumuh
Ilustrasi Kosan (Foto: dok. Images Connect)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 mungkin memberikan satu keuntungan untuk mereka yang ingin tinggal di kota besar. Pasalnya, harga sewa turun di beberapa daerah. Artinya, ini merupakan saat yang tepat untuk menegosiasikan pembayaran yang lebih rendah atau mungkin mendapatkan kesepakatan untuk apartemen baru.

Dilansir dari CNBC, kota-kota yang mengalami perubahan paling cepat adalah kota dengan perusahaan teknologi besar yang telah merekrut karyawan untuk bekerja dari rumah (Work From Home) secara permanen. Hal ini membuat mendorong banyak orang untuk meninggalkan kota besar dengan biaya sewa yang mahal.

Ketidakpastian masa depan seputar pandemi dan pemulihan ekonomi tampaknya membuat kota besar tidak mungkin menaikkan harga sewa dalam waktu dekat. Ini tentu dapat menjadi waktu yang tepat untuk pindah ke kota tersebut. Berikut merupakan tips yang dapat kalian untuk memulai negosiasi sewa tempat tinggal di kota besar:

1. Mengetahui Keseluruhan

Untuk memperoleh tempat tinggal di kota besar, kalian harus memastikan bahwa kalian memahami lingkungan yang akan menjadi tempat tinggal kalian. Kalian juga harus mengetahui pasar dari tempat tinggal yang ingin kalian tinggali.

Pemahaman tentang spesifikasi unit juga kalian butuhkan sebelum melakukan melakukan penawaran.

Dengan mengetahui informasi secara keseluruhan dapat membantu kalian dalam menentukan apa yang dapat dinegosiasi. Ini juga dapat membuat kalian mendapatkan banyak pilihan.

2. Tips Memulai Percakapan

Memulai percakapan tentu menjadi bagian terpenting dalam proses negosiasi. Pertanyaan seputar sewa yang lebih rendah dapat dilontarkan tanpa perlu rasa takut.

Para pemilik yang tidak mengetahui harga pasaran tentu akan semakin mudah dinegosiasi oleh para pemburu apartemen. Selain itu, pandemi sendiri membuat pemilik kemungkinan akan mengkhawatirkan tentang properti yang mereka miliki. Hal ini membuat calon penyewa memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam penentuan harga saat ini.

3. Bersikap Baik

Bersikap baik tidaklah merugikan. Jika kalian tertarik akan satu tempat tinggal, pengiriman email kepada pemilik tidak menjadi hal yang cukup. Kalian juga perlu melihat properti yang menjadi target kalian dan bersikap sopan selama bersama pemilik.

Detail yang jelas dalam pesan yang kalian kirim kepada pemilik properti juga menjadi gambaran lengkap tentang penawaran yang ingin ditawarkan. Ini tentu akan memudahkan pemilik untuk memikirkan tawaran harga kalian.

4. Negosiasi Fasilitas yang Diberikan

Biasanya, terdapat pemilik yang tidak mau mengalah perihal harga yang ditawarkan oleh kalian. Jangan khawatir, mungkin ada fasilitas-fasilitas lain yang dapat dinegosiasikan.

Fasilitas seperti keanggotaan gym, parkir dan lain-lain dapat kalian hilangkan untuk mendapatkan harga yang kalian inginkan. Walau begitu, pastikan fasilitas tersebut bukan menjadi hal yang kalian prioritaskan.

5. Tidak Menunggu Sampai Masa Sewa Habis

Orang yang tidak ingin pindah juga bisa mendapatkan keuntungan dan bernegosiasi dengan harga yang lebih rendah. Adapun waktu penawaran yang tepat adalah jika masa sewa sudah mendekati akhir.

Walau begitu, penyewa harus mengetahui pasar dan harga apartemen di lingkungan tempat mereka menyewa apartemen di sekitar mereka. Hal ini menjadi data valid untuk melakukan proses negosiasi untuk bulan-bulan selanjutnya, atau jika ingin pindah ke apartemen di lingkungan yang sama.

(dna/dna)