Rumahnya Jadi Langganan Banjir, Kak Seto Ngadu ke Anak Buah Basuki

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 25 Feb 2021 16:01 WIB
Rambut asli Kak Seto jadi perhatian
Foto: Pingkan/detikHOT
Jakarta -

Rumah Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto menjadi langganan banjir. Pekan lalu saat terjadi banjir di Jabodetabek, rumahnya yang berada di Tangerang Selatan pun tak luput dari genangan banjir.

Kak Seto pun baru-baru ini melaporkan kejadian tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Jarot Widyoko.

Dirinya bercerita sudah tinggal di kompleks perumahan di Tangsel tersebut sejak 1982. Selama itu, tempatnya selalu menjadi langganan banjir.

"Iya, waktu itu salah satu yang saya ingat yang (tergenang) tinggi itu tahun 2002, kalau tidak salah itu 2 meter (air) masuk. Lalu pada waktu Situ Gintung jebol itu kami 3 meter terendam," kata Kak Seto kepada detikcom, Kamis (25/2/2021).

Hujan Sabtu lalu merendam berbagai titik di Jabodetabek. Syukurnya banjir yang melanda tempatnya tak separah tahun-tahun sebelumnya. Tapi banyak warga sekitar yang bernasib lebih sial, terutama yang rumahnya di dataran lebih rendah.

Untuk itu, Kak Seto sekaligus mewakili warga mengadukan permasalahan banjir ke kementerian yang dipimpin oleh Basuki Hadimuljono.

Dia menjelaskan selama ini kompleks tempat tinggalnya selalu banjir berasal dari luapan air di Sungai Pesanggrahan. Dirinya dan warga berharap supaya dibuatkan tanggul. Tujuannya agar air tidak mudah meluap ke rumah-rumah warga.

"Kalau hujan deras, lalu kiriman (air) dari Bogor, sungai ini meninggi makanya itu akan meluap ke pemukiman warga," sebutnya.

Dia mengatakan bahwa pihak Kementerian PUPR merespons dengan baik keluhan yang dia sampaikan. Kata dia Dirjen SDA langsung menginstruksikan anak buahnya untuk meninjau lokasi.

"Kemarin baru timnya ada 3 orang langsung melihat, mencatat, memotret dan sebagainya. Mungkin akan segera dilaporkan, mungkin minggu depan apakah Senin atau Selasa, saya mungkin juga akan kembali bertemu dengan Bapak Jarot," ujar Kak Seto.

"Sekarang intinya yang paling utama dibangun tanggulnya saja supaya ditinggikan sehingga air tidak meluap pada waktu sungai itu penuh," tambahnya.

Saksikan juga 'Kak Seto Ungkap Dirinya Didiagnosis Kanker Prostat':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/zlf)