Beli Hunian Saat Pandemi Ternyata Masih Aman Kok, Ini Buktinya

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 12:18 WIB
Biaya yang Diperlukan saat Ajukan KPR
Foto: Istimewa
Jakarta -

Situasi krisis justru menjadi ujian bagi kalangan pengembang untuk membuktikan komitmen pengembangan maupun kepercayaan konsumen. Terlebih krisis pandemi COVID-19 yang dirasakan secara global dan telah memberikan dampak yang besar untuk sektor perekonomian khususnya bisnis properti.

Di tengah berbagai kendala karena pandemi itulah Synthesis Development akan melakukan proses serah terima proyek apartemen Samara Suites di koridor bisnis (CBD) Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada bulan April 2021. Hal ini tentunya menjadi sinyal yang sangat positif untuk sektor bisnis properti khususnya kepada para konsumen mengingat proyek ini tetap berprogres dengan baik di tengah konsidi yang tidak menentu.

"Sebagai pengembang kami memegang komitmen yang kuat untuk seluruh proyek yang kami bangun, termasuk untuk proyek Samara Suites ini yang saat ini terus menyempurnakan tahapan finishing untuk melakukan proses serah terima bulan depan (April). Masyarakat maupun konsumen juga bisa melihat progres proyek ini melalui media sosial @samarasuitesofficial, " ujar Asnedi, Channel Manager Synthesis Development.

Samara Suites merupakan bagian dari proyek mixed use Synthesis Square (1,6 ha) yang menyediakan berbagai fungsi properti seperti perkantoran hingga ruang komersial lainnya. Samara Suites sendiri merupakan single tower 38 lantai dengan unit terbatas 292 unit apartemen eksklusif dan saat ini menjadi satu-satunya suplai apartemen baru yang hadir di kawasan CBD Gatot Subroto.

Imron Rosyadi, Sales & Marketing General Manager Synthesis Development menambahkan, ada beberapa keunggulan dari Samara Suites terkait lokasi maupun potensi pengembangan ke depannya. Saat ini tidak ada penawaran unit apartemen di lokasi CBD seperti ini selain harga tanah yang sudah sangat mahal, sulitnya perizinan, yang semuanya mendorong harga menjadi sangat tinggi.

"Samara Suites dipasarkan dari harga Rp26 juta/m2 dan saat ini untuk kawasan CBD sendiri telah mencapai Rp55 jutaan/m2. Dengan potensi kawasan yang banyak perkantoran, rumah sakit, kantor-kantor kedutaan asing akan menambah potensi capital gain maupun untuk disewakan (capital yield) yang nilainya bisa mencapai 7-12 persen per tahun," imbuhnya.

Potensi-potensi capital yield bukan hanya dari tower perkantoran di dalam Synthesis Square tapi juga persis di sebelah kawasannya saat ini tengah dibangun Gedung Menara BRI, di seberangnya ada Gedung Smesco, dan masih banyak lagi yang akan menambah potensi capital yield unit ini. Aksesnya juga sangat mudah dengan adanya tol dalam kota, JORR, dan transprotasi publik Transjakarta, kereta komuter, hingga kereta ringan LRT yang akan segera beroperasi.

"Berbagai potensi produk yang ditunjang perkembangan kawasan ini membuat kami confident kalau proyek ini masih menawarkan perkembangan yang sangat baik. Kami akan melakukan serah terima dan itu bukti yang bisa dilihat oleh konsumen kalau produk ini sangat aman dan menguntungkan," pungkas Imron.

Samara Suites menawarkan tipe unit mulai satu kamar tidur (40 m2) hingga tiga kamar tidur (3+1/167 m2) seharga mulai Rp1,8 miliar. Saat ini tengah ditawarkan promo kemudahan dengan cukup membayar booking fee Rp20 juta dan melanjutkan pembayaran dengan installment maupun KPA nantinya pada bulan September 2021. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengakses www.samarasuites.id.



Simak Video "Syarat Lengkap Beli Rumah Bebas PPN"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)