Tak Cuma Pameran, Akad Kredit Rumah Juga Virtual saat Pandemi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 25 Mar 2021 18:31 WIB
Bank Indonesia (BI) siap mengeluarkan ketentuan baru Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA), termasuk besaran loan to value atau uang muka. Hal tersebut merupakan dampak dari naiknya BI Rate.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan rumah impian. Bisa membeli secara tunai ataupun secara kredit di perbankan. Di masa pandemi ini demi menegakkan protokol kesehatan yang ketat, pengajuan dan proses kredit bisa dilakukan secara virtual.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Perum Perumnas bersinergi dengan institusi perbankan dan institusi keuangan lain untuk penyaluran kredit pemilikan rumah bagi konsumen.

Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro mengungkapkan hal diwujudkan dengan dilakukannya akad kredit massal serentak pada lebih dari 180 konsumen Perumnas (24/3).

Bersama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Perumnas melakukan penandatangan akad kredit bersama di lima proyek Perumnas, yaitu Proyek Samesta Pasadana, Proyek Samesta Royal Campaka, Proyek Samesta Dramaga, Proyek Samesta Parayasa, dan Proyek Samesta Mahata Margonda.

"Akad kredit ini sebenarnya kami lakukan di kantor cabang Bank BNI yang tersebar pada beberapa wilayah, namun dilakukan secara serentak. Oleh karenanya, akad kredit massal yang bertajuk virtual akad ramai-ramain ini merupakan sebuah pencapaian kredit pemilikan rumah yang tentu akan turut mensukseskan dan membantu masyarakat dalam kepemilikan rumah, khususnya rumah pertama pada segmen menengah bawah," kata Budi dalam keterangan resmi, Kamis (25/3/2021).

Dia mengungkapkan dari kelima proyek yang dikerjasamakan ini, empat di antaranya berkonsep rumah tapak dengan sistem precast. Untuk mempercepat laju pembangunan pada konsep rumah tapak, sistem precast ini yang akan diterapkan ke depannya.

"Sedangkan satu proyek lainnya yaitu Samesta Mahata Margonda yang mengusung hunian terintegrasi transportasi adalah upaya kami untuk menembus segmen millenial," lanjut Budi.

Dengan berkolaborasi dengan perbankan atau institusi keuangan lainnya, Perumnas tidak hanya melakukan akad kredit virtual massal tetapi juga pameran virtual dan digitalisasi konsep marketing lainnya.

Kemudian di sisi lain Perumnas memiliki kekuatan atas persediaan hunian secara nasional di lebih dari 21,000 hunian di seluruh Indonesia, di mana lebih dari 50% merupakan kategori subsidi.

"Oleh karenanya, Perumnas berharap adanya akad kredit bersama yang dilakukan hari ini dengan BNI akan menjadi pijakan Perumnas dalam menggencarkan kolaborasi dengan beragam institusi di mana sebelumnya telah sukses menjalin sinergi dengan BPK, Kemenkop, Taspen, PLN, Astra, Bulog, Pegadaian, dan ke depannya kami tengah berdiskusi dengan BP Tapera untuk kepemilikan rumah masyarakat Indonesia khususnya segmen menengah bawah," tutup Budi.

(kil/ara)