Ini Lokasi Rumah di Bawah Rp 168 Juta buat Pegawai Kontrak dan Outsourcing

Soraya Novika - detikFinance
Minggu, 25 Apr 2021 09:59 WIB
Solusi Rumah Murah untuk Indonesia
Foto: detik
Jakarta -

Impian pegawai kontrak dan outsourcing untuk memiliki rumah murah kini kian dipermudah. Pasalnya, tak hanya pekerja tetap saja yang bisa mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang difasilitasi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), pegawai kontrak dan outsourcing juga bisa mengajukan kredit murah tersebut.

Meski begitu, ada plafon dari KPR subsidi ini yakni tak boleh lebih dari Rp 168 juta. Pertanyaannya, rumah dengan harga semurah itu bisa ditemukan di mana?

Menurut Wakil Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu tidak sulit sebenarnya menemukan rumah KPR subsidi seharga maksimal Rp 168 juta tersebut. Pegawai kontrak dan outsourcing bisa menemukan rumah murah tersebut bahkan di seluruh Indonesia.

"Lokasinya banyak (rumah seharga maksimal Rp 168 juta) di seluruh Indonesia ada. Developer BTN kan di seluruh Indonesia," ujar Nixon kepada detikcom, Sabtu (24/4/2021).

Akan tetapi, tentu rumah harga maksimal Rp 168 juta tersebut tidak ada di pusat kota apalagi Jakarta.

"Yang nggak ada di Jakarta, kalau deket Jakarta ada, di Cikarang," ungkapnya.

Dari hasil penelusuran detikcom memang ada beberapa rumah yang dijual di bawah harga Rp 168 juta. Beberapa di antaranya berada di daerah Kabupaten Karawang yang dijual dengan harga Rp 109,4 juta. Rumah itu tepatnya berada di Grand Permata Residence Karawang yang dikembangkan oleh PT Harika Propertyndo Utama.

Agak lebih jauh lagi, ada yang dijual dengan harga Rp 110,5 juta. Tepatnya berada di perumahan Arja Mukti Kencana Raya, Kabupaten Tasikmalaya.

Di luar Jawa, ada juga yang dipatok di harga Rp 110,5 juta berada di perumahan Griya Gading Pesona, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan. Masih di daerah yang sama namun perumahan berbeda ada yang dijual dengan harga Rp 125 juta. Rumah itu berada di perumahan Meritai Anggrek Indah, Kab. Banyuasin.

Berapa cicilannya sebulan?

Sebelum menghitung cicilan per bulannya, pegawai kontrak dan outsourcing yang mengajukan KPR subsidi BTN tetap harus membayar uang muka cukup 1% dari harga rumah yang diajukan. Misal yang diajukan harganya Rp 168 juta, maka uang mukanya RP 1,68 juta.

Untuk bunganya adalah suku bunga tetap 5% dan dapat dicicil sampai 20 tahun. Dengan skema tersebut, maka kira-kira cicilan yang harus disetor tiap bulan adalah Rp 1.097.638. Untuk pembayaran pertama, total yang harus dibayar ditambah uang muka adalah sekitar Rp 2.777.638.

Untuk harga rumah yang lebih murah dari itu cicilannya tentu lebih kecil lagi. Misal untuk rumah di daerah Kabupaten Karawang yang dijual dengan harga Rp 109,4 juta, bisa dicicil kira-kira Rp 587.122/bulan.

Untuk rumah yang agak lebih mahal sedikit seharga Rp 110,5 juta, yang harus dicicil sebesar Rp 593.025/bulannya. Lalu, yang harganya Rp 125 juta maka cicilannya sekitar Rp 670.843 per bulan.

Untuk mencari rumah KPR subsidi sesuai domisili masing-masing bisa dengan mendatangi laman btnproperti.co.id. Di samping kiri laman tersebut, klik garis 3 dan klik Cari Properti. Di sana, Anda tinggal memasukkan lokasi yang Anda inginkan lalu pilih rumah dengan harga yang cocok dengan Anda. Selain bisa menemukan rumah murah impian, di situs itu Anda juga bisa melakukan simulasi cicilan per bulan dari rumah yang diinginkan. Selamat mencoba!

(zlf/zlf)