Ada Insentif Rumah Bebas PPN, Swancity Bisa Jual 60 Unit Per Pekan

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Kamis, 27 Mei 2021 17:15 WIB
Swancity
Foto: Erika Dyah Fitriani
Tangerang -

Pemerintah mengeluarkan berbagai insentif dan relaksasi di sektor properti guna mendongkrak perekonomian yang sempat lesu akibat pandemi. Adanya program dari pemerintah ini membawa dampak positif bagi banyak developer, termasuk Swancity yang tengah mengembangkan kompleks hunian di kawasan Tangerang New City.

Diketahui, salah satu insentif yang diberikan pemerintah ialah pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlaku mulai Maret hingga Agustus 2021. Dengan adanya insentif ini, pemerintah memberikan subsidi PPN 100% untuk pembelian rumah tapak maupun rumah susun dengan harga paling tinggi Rp 2 miliar.

Residential Sales Director Swancity, Arnold Montana mengungkap adanya insentif PPN ini membuat pihaknya memasifkan penjualan rumah-rumah ready stock. Ia mengatakan saat ini tersisa 70 unit rumah dari total 2.700 rumah di proyek 1 Swancity, yakni Lavon 1. Sementara untuk proyek Lavon 2, tersisa lebih dari 100 rumah dari total 1.600 unit rumah yang dipasarkan.

"Seminggu kita bisa jual 60 unit, biasa sebelumnya waktu baru pandemi bisa 10-20 saja. Ini bisa 60 unit per minggu. Itu efeknya gila-gilaan sih, karena orang nyari ke kita ada ready stock nggak? Ada free PPN nggak?," ungkap Arnold pada Media Visit Lavon dan Daisan Swancity di Tangerang New City, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/5/2021).

Arnold menambahkan adanya insentif PPN membuat pihaknya bisa menjangkau pasar lebih luas. Menurutnya, adanya free PPN ini membuat semua generasi bisa menjadi pasar potensial.

"Sebenarnya target segmen kita adalah keluarga muda baru, at the end banyak orang-orang yang usianya di atas 40-50 invest (rumah) karena dapat free PPN. Jadi gara-gara free PPN, semua developer yang masih ada unit ready stock itu kebanjiran (pembelian)," terangnya.

Swancity Foto: Erika Dyah Fitriani

Tak hanya itu, lanjut Arnold, adanya insentif PPN terbukti berhasil menjaga target penjualan di tengah sulitnya pandemi. Ia mengungkap di kuartal 1 2021, pihaknya berhasil melampaui target lebih dari Rp 500 miliar untuk penjualan Lavon 1, Lavon 2, dan Daisan.

"Target total 2021 kurang lebih Rp 2T. Jadi masih on track, karena kita dibantu oleh program subsidi pemerintah juga sebenarnya di sini," kata Arnold.

Sebagai informasi, Swancity mengembangkan 3 proyek hunian di Tangerang sejak tahun 2015. Proyek pertama yang dinamakan Lavon 1 diluncurkan pada 2017. Lavon 2 terdiri dari rumah 2 lantai yang memiliki timeless design dengan 2 pilihan, yakni Spanish dan British design. Diketahui, Lavon 1 terdiri dari 7 klaster dengan total 2.700 rumah yang dibangun dalam luas area mencapai 60 hektare.

Setahun kemudian, jelas Arnold, Lavon 2 dikembangkan dengan mengusung konsep double decker yang memisahkan antara kendaraan dan pejalan kaki. Adapun luas area Lavon 2 mencapai 20 hektare yang terdiri dari 1.600 unit rumah dan mulai diserahterimakan sejak April 2021.

Menyusul keberhasilan penjualan Lavon 1 dan Lavon 2, Swancity mengembangkan proyek ketiga, Daisan. Proyek ini dikerjakan melalui joint venture bersama developer ternama asal Jepang, Mitsubishi Estate Residence dan penjualannya telah mencapai angka 30%.

(akn/hns)