Ada LRT, Masyarakat Jadi Minat Beli Apartemen Nempel Stasiun?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 16 Jun 2021 14:42 WIB
Konstruksi LRT Jabodebek lintasan Cibubur-Cawang terlihat semakin siap untuk dilintasi si ular besi. Berikut foto-foto terkininya.
Foto: Trio Hamdani
Jakarta -

Transit Oriented Development (TOD) atau apartemen 'nempel' stasiun saat ini sedang berkembang pesat. Karena banyaknya proyek pembangunan yang terintegrasi dengan transportasi umum.

Saat ini permintaan hunian dengan kemudahan fasilitas akses transportasi sedang tinggi oleh masyarakat. Kemudian lingkungan yang nyaman dan bebas polusi, tersedianya kualitas waktu yang baik untuk keluarga dan tempat berinvestasi yang bisa memberikan potensi kenaikan nilai aset yang tinggi.

Karena itu PT Adhi Commuter Properti (ADCP) sudah menerbitkan obligasi sebesar Rp 500 miliar untuk pengembangan di wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

"ADCP akan memperkuat posisi melalui sejumlah proyek yang disiapkan untuk pengembangan tahun ini," tulis keterangan resmi ACDP, Rabu (16/6/2021).

Dana hasil penerbitan obligasi telah disalurkan ke dua proyek, untuk daerah Sentul, Bogor terdapat Adhi City Sentul tahap 3 dan untuk Tangerang terdapat Oase Park - Member of LRT City.

Pengembangan Adhi City Sentul tahap 3 akan dilakukan pada tahun 2022 dengan luas 2,2 hektar. Dengan mengusung konsep besar kawasan Adhi City Sentul, yang mengadaptasi konsep Transit Oriented Development (TOD) dengan mixed-use township. Proyek ini berada di lingkungan asri dan segar dengan pemandangan langsung Gunung Pancar, Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango.

Selain Adhi City Sentul tahap 3, hasil penerbitan obligasi ADCP telah digunakan sebagian dana juga untuk pengembangan proyek Oase Park - Member of LRT City (Ciputat).

Dengan lahan seluas 52.875 m2 dan memiliki konsep kawasan mixed-use, Oase Park dilengkapi hunian vertikal (high-rise) dan area komersial yang terletak berdampingan dengan pool Bus Transjakarta Ciputat.