Proyek 'Disneyland' Hary Tanoe Dibuka 2022, Begini Progresnya

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 08 Jul 2021 17:40 WIB
MNC Group diketahui tengah mengembangkan dua wilayah destinasi hiburan MNC Lido City dan MNC Bali Resort. Total nilai investasinya mencapai US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 23,8 triliun (kurs Rp 14.000).
Foto: M Sholihin/detikcom
Jakarta -

PT MNC Studios International Tbk (MSIN) dari MNC Group tengah membangun production company yang akan menjadi pusat pembuatan sinetron hingga drama. Rencananya operasional proyek bernama Movieland ini ditargetkan pada pertengahan tahun 2022.

"Sekarang sudah jalan proses pembangunannya. Diharapkan pertengahan tahun depan sudah mulai beroperasi dan kita mulai pindahkan shootingnya di sana," kata Direktur MSI Titan Hermawan, dalam Public Expose Insidental secara virtual, Kamis (8/7/2021).

Titan mengungkap pada Februari 2021, MSI telah melakukan groundbreaking sebagai penanda bahwa dimulainya pembangunan proyek yang digadang-gadang seperti Disneyland ini. Letak Movieland berada di kawasan MNC Lido City, Jawa Barat, Bogor di atas tanah seluas 21 Hektar (Ha).

"Movieland sebuah production company dengan ekosistem yang lengkap, akhirnya kami pada Februari 2021 tahun ini, kami telah melakukan groundbreaking untuk menandakan dimulainya proyek Movieland dengan luas 21 Ha," jelasnya.

Lebih lanjut Titan menggambarkan bagaimana Movieland ini akan berfungsi sebagai kawasan produksi sebuah film atau sinetron. Dia mengatakan semua proses dari pra produksi, produksi hingga pasca produksi akan bisa dilakukan di Movieland.

Dia memaparkan karena kawasan Movieland akan digunakan sebagai semua proses produksi film, maka bangunan yang akan dibuat di proyek itu akan dibuat multifungsi. Titan mencontohkan satu bangunan rumah yang akan dibangun menjadi dua sampai tiga lokasi yang berbeda.

"Kantor polisi juga akan bagian depannya saja dalamnya bisa jadi fungsi yang lain. Semua sudut satu bangunan akan berjalan banyak fungsi, semua proyek bisa berjalan bersamaan. Padahal di satu bangunan tapi ada 4 muka," lanjut Titan.

Selain akan digunakan untuk MNC Group, Titan mengungkap kawasan ini juga akan terbuka untuk pihak lain. "Pasti karena kita juga membuka kesempatan pihak lain untuk menggunakan Movieland," pungkasnya.

Sebelumnya Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo telah melakukan groundbreaking pembangunan Movieland pada 13 Februari 2021. Movieland disebut akan menjadi pusat industri film dan drama seri kelas dunia pertama di Indonesia. Hary mengatakan saat ini belum ada fasilitas mumpuni untuk outdoor production terutama untuk memproduksi film atau drama televisi.

Proyek ini digadang-gadang akan sekelas Disneyland dan Universal Studio. Proyek yang melibatkan Donald Trump ini telah diumumkan sejak September 2015.

Selain akan ada perumahan, akan ada area alam terbuka termasuk area berlatar kerajaan-kerajaan di Indonesia. Movieland juga dilengkapi backlot berbagai fasilitas umum, seperti rumah sakit, halte bus, sekolah, supermarket hingga gedung mirip bandara.

Fasilitas pendukung lainnya, sound stage seluas 1.500 meter persegi yang dilengkapi giant green screen dan water tank maupun set, khusus penunjang produksi. Selain itu, dilengkapi dormitory atau penginapan untuk para kru film atau televisi.

"Semua end to end dikerjakan di sini, sehingga kualitas produksi kita bisa seperti Hollywood," ungkap Hary.

(zlf/zlf)