Beragam Jurus Pengembang Tarik Minat Konsumen di Tengah Pandemi

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 15:41 WIB
(Istimewa)
Foto: (Istimewa)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membuat kalangan pengembang berlomba membuat konsep produk, fasilitas, hingga cara-cara bayar yang semakin menarik. Hal ini akhirnya membuat momentum membeli rumah menjadi sangat tepat saat pandemi karena berbagai konsep menarik hingga kemudahan cara bayar yang ditawarkan.

Perumahan Golden Estesia hasil pengembangan GunHo Niken Architect (GNA) Group misalnya, menghadirkan kawasan perumahan yang betul-betul untuk hunian nyaman.

Fasilitas yang diadakan di dalam kawasan perumahannya juga tidak banyak hanya taman, children playground, dan jogging track sehingga biaya pengelolaan lingkungan bisa lebih terjangkau di sisi lain kawasan sekitarnya telah menawarkan fasilitas yang sangat lengkap.

Menurut Hendra Arif Pribadi, Manager Marketing Golden Estesia, konsumen dari kalangan pekerja milenial segmennya cukup beragam dan perumahan ini menyasar segmen yang beragam itu mulai dari yang bergaji di bawah Rp 10 juta hingga Rp 20 jutaan dan bisa mendapatkan hunian nyaman yang sesuai dengan lifestyle milenial baik lokasi yang strategis, akses mudah, desain cantik, hingga layout optimal.

"Golden Estesia berlokasi di wilayah Depok tapi dengan kedekatan dan kemudahan akses ke Pamulang, Pondok Cabe, Lebak Bulus, hingga kawasan bisnis TB Simatupang. Kawasannya sejurus dengan koridor Jalan Bojongsari yang disebut-sebut sebagai the next Margonda. Dan, di lokasi seperti itu kami masih menawarkan rumah kompak seharga Rp600 jutaan," ujarnya.

Golden Estesia berlokasi di Jalan Serua, Kecamatan Bojongsari, Depok, yang mencakup 1,4 hektar yang akan terdiri dari 122 unit rumah 1-2 lantai. Hingga saat ini pengembangan kawasannya telah mencapai 40 persen yang terbangun maupun terjual bahkan belasan unit sudah mulai dihuni. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai kawasannya bisa diakses di www.goldenestesiadepok.com.

Tipe yang ditawarkan untuk rumah satu lantai yaitu tipe Aster 30/60 seharga Rp785 juta. Tipe dua lantai ada Jasmine mulai 53/72 Rp 999 juta dan Edelwise 62/72 Rp 1,1 miliaran. Porsinya 30 persen untuk rumah satu lantai dan 70 persen dua lantai. Seluruh tipe rumahnya menggunakan pondasi cakar ayam, artinya rumah satu lantainya siap untuk di-expand menjadi dua lantai tanpa perlu melakukan suntik pondasi lagi.

Keunggulan lainnya secara desain rumah yang sangat elegan bergaya modern tropis. Rumah satu lantainya dibuat dengan ceiling setinggi 4 m sehingga dari luar tampak seperti rumah dua lantai. Ceiling tinggi membuat kesan ruang menjadi lebih luas selain memaksimalkan sirkulasi cahaya dan udara di dalam. Terkait model dan desain rumah yang cantik ini telah meraih banyak penghargaan desain dari berbagai instansi independen.

Kemudian dari sisi aksesibilitasnya, Golde Estesia mudah dijangkau dari tol Serpong-Bintaro kemudian dilanjutkan melalui Jalan Raya Serpong-Jalan Siliwangi-Jalan Haji Nawi Malik. Saat ini aksesnya lebih mudah dengan telah dibukanya exit tol Pamulang (tol Serpong-Cinere). Ke pool PPD Transjabodetabek di Jalan RE Martadinata juga dekat maupun ke MRT Lebak Bulus.

Pandemi COVID-19 membuat pengembang mengeluarkan berbagai kemudahan cara bayar termasuk di Golden Estesia. Ada dua promo yang bisa dimanfaatkan yaitu Promo All In yang memberikan berbagai subsidi uang muka lima persen dan pembebasan biaya-biaya (KPR, BPHTB, AJB, BBM, SHM) yang jumlahnya bisa mencapai Rp 30 juta.

Kedua, Promo Milenial yang mengenakan harga dasar sehingga rumah yang dibeli lebih murah. Promo Milenial mengenakan uang muka normal dan biaya-biaya lainnya tapi harga yang diberlakukan bisa lebih murah Rp150 juta untuk tipe satu lantai dan besarannya bisa lebih besar lagi untuk tipe dua lantai. Untuk mendapatkan informasi mengenai promo ini bisa dilihat di Instagram @goldenestesiaofficial.

"Promo All In memudahkan konsumen yang tidak memiliki dana awal besar karena dengan hanya Rp 5 juta bisa langsung akad kredit. Sementara Promo Milenial butuh dana awal besar tapi cicilannya bisa lebih ringan. Yang pasti seluruh kemudahan ini sayang kalau dilewatkan karena Golden Estesia ini masih mencatatkan kenaikan harga yang lumayan, sejak dipasarkan setahun lalu harga perdana untuk rumah satu lantai Rp 558 juta sekarang Rp 785 juta," pungkas Hendra.

(dna/dna)