Minat Masyarakat Beli Rumah Masih Tinggi Meski Pandemi, Begini Datanya

- detikFinance
Minggu, 17 Okt 2021 18:07 WIB
Pembangunan perumahan di sejumlah daerah masih terus berjalan terlihat seorang pekerja sedang memantau proyek rumah di Palembang, beberapa pekan lalu.  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memberikan komitmennya untuk mendukung pembiayaan pembangunan perumahan yang dibangun dalam rangka program sejuta rumah tahun 2019. Sampai dengan Agustus 2019 tercatat telah disalurkan kredit konstruksi pembangunan perumahan sekitar Rp26,046 Triliun atau naik sekitar 11,64% dari posisi 2018 sebesar Rp25,422 Triliun.
Foto: (Istimewa)
Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar akad kredit massal sebanyak 3.000 unit di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Hari Habitat Dunia yang diperingati setiap hari Senin minggu pertama bulan Oktober.

Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, akad massal ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun ini untuk membantu meningkatkan perekonomian ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

"KPR yang diakadkan terdiri dari KPR FLPP dan BP2PT. Ini untuk menghabiskan sisa kuota FLPP yang akan habis pada Oktober 2021 ini," ujar Nixon saat Akad Kredit Massal dengan tema "di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (15/20/2021).

Menurut Nixon, terselenggaranya akad kredit massal ini berkat kolaborasi Bank BTN dengan developer yang memiliki kondisi rumah sesuai ketentuan dan siap dilakukan akad. Adapun daerah yang melakukan akad terbanyak ada di Bekasi. Hal ini dikarenakan potensi perumahan subsidi yang tersebar diwilayah Bekasi yang cukup besar.

Lebih lanjut Nixon menuturkan, Pasuruan menjadi pusat akad kredit massal dikarenakan potensi pengembangan perumahan subsidi cukup potensial di wilayah tersebut. Selain itu pemerintahnya juga sangat mendukung dalam hal pemenuhan perumahan subsidi.

"Akad kredit massal selain memperingati hari Habitat Dunia, Jawa timur juga tengah merayakan HUT ke-76 hari berdirinya provinsi Jawa Timur yang diperingati setiap tanggal 12 Oktober, hal ini menjadi dasar pemilihan kabupaten Pasuruan untuk mewakili Jawa Timur sebagai host pelaksanaan akad massal," katanya.

Lalu bagaimana dengan prediksi tahun depan? Buka halaman selanjutnya.